Inilah! Jenis-jenis Diet yang Ampuh Menurunkan Berat Badan Anda

Kesehatan Tubuh

164

Berbagai macam diet bisa menjadi pilihan untuk penurunan berat badan. Diet sangatlah disukai oleh perempuan maupun laki-laki yang ingin memiliki tubuh ideal. Namun tidak semua orang berhasil melakukan diet, karena faktor perut yang belum terbiasa dengan asupan makanan yang berbeda atau merubah pola jam makan sesuai waktunya.

Beberapa jenis diet mungkin dapat memengaruhi perubahan berat badan, tapi berdampak kepada  kesehatan akibat penurunan berat badan drastis.  Inilah beberapa jenis diet, diantarnya:

1. Diet Atkins

image: freepik

Dalam Diet Atkins, penurunan berat badan akan dilakukan dengan cara mengurangi atau bahkan menghilangkan konsumsi karbohidrat. Namun diet ini memperbolehkan Anda mengonsumsi lemak dan juga protein dalam jumlah besar sekalipun.

 

2. Diet Ketofastosis

 

Diet ini dilakukan dengan cara menghindari makanan karbohidrat, tinggi lemak, dan protein, dalam kurun waktu 6-12 jam, apabila dirasa mengalami fase ketosis atau ketika tubuh tidak ada lagi asupan karbohidrat (glukosa) sebagai sumber makanan untuk diproses menjadi energi.

 

3. Diet Ketogenik

Photo: foodketo.com

 

Jenis diet ini memang dikhususkan bagi penderita epilepsi. Diet Ketegonik ini dianjurkan agar mengonsumsi banyak lemak, sedikit protein dan karbohidrat. Umumnya disarankan makanan berlemak tinggi seperti es krim, daging, telur, sosis, udang, tuna, mayonnaise, dan makanan lain yang rendah karbohidrat tapi tinggi lemak.

 

4. Diet 5:2

image: freepik.com

Diet 5:2 dijalankan dengan pola yang cukup mudah, dimana orang yang menjalaninya dapat makan seperti biasanya tanpa perlu berpantang apapun. Namun dalam sepekan bisa makan sebagaimana biasanya selama 5 hari saja, sedangkan 2 hari lainnya untuk berpuasa.

 

5. Diet Paleo

image: unsplash

Diet Paleo terbilang cukup sulit untuk dijalankan, mengingat menu makanan yang dikonsumsi sangat terbatas dan lebih cenderung membosankan. Di dalam diet ini, Anda akan mengonsumsi makanan alami seperti sayuran, telur berusia kurang dari 6 pekan, buah-buahan, daging tanpa lemak, ikan, biji-bijian, minyak nabati, serta kacang-kacangan.

 

Bagaimana Scarflover, Anda tertarik mengikuti macam diet yang mana?. Sebelum mencobanya pastikan Anda sudah melakukan konsultasi kepada dokter spesialis ya!. Selamat mencoba.

 

 

(DT)