Cara Orang Tua Cegah Anak Jadi Pelaku Kekerasan

Kekerasan memanglah hal yang sangat merugikan baik dari sisi pelaku dan juga korban. Perilaku kekerasan bisa berupa verbal maupun fisik yang datang dari faktor internal dan eksternal. Salah satu kekerasan yang sering terjadi adalah kasus bullying. Hal ini menjadi PR bagi orang tua untuk menjaga anaknya mencegah anak menjadi pelaku kekerasan.

Salah satu pencegahan agar anak tidak menjadi pelaku kekerasan yaitu dengan mengajarkan pendidikan moral, yang terdiri dari sikap empati, hingga kebaikan.

1. Menjadi teladan yang baik bagi anak

Sudah seharusnya orang tua menjadi contoh yang baik untuk anaknya karena apa yang dilakukan oleh orang tua selalu dicontoh anak. Untuk itu, selalu tunjukkan teladan yang baik. Nilai-nilai seperti menghormati, kejujuran, dan kemandirian yang ditanamkan dalam keluarga dapat menjadi kekuatan bagi anak ketika menghadapi lingkungan yang negatif.

Baca juga  Manfaat Surat Yusuf untuk Ibu Hamil

2. Jalin kedekatan dengan anak

Menjalin kedekatan sangat penting, pasalnya kedekatan ini dapat membangun ikatan emosial yang kuat antara anak dan orang tua. Hal ini juga membuat anak percaya diri dan nyaman ketika bercerita kepada orang tua.

3. Mengajarkan pendidikan moral

Perilaku moral mengacu kepada akhlak yang sesuai dengan peraturan sosial, atau menyangkut hukum dan adat kebiasaan yang mengatur. Penting bagi orang tua untuk selalu mengajarkan pendidikan moral, yang terdiri dari sikap empati, hingga kebaikan. Agar si anak selalu berperilaku sesuai dengan moralnya yang baik.

Baca juga  Tips Mengatur Jadwal Kerja dan Sekolah di Rumah

3. Mengawasi Anak

Pentingnya pengawasan pada anak mengenai respons yang tepat ketika berhubungan dengan orang lain. Misalnya, ketika anak diganggu oleh temannya ajarkan mereka untuk memberikan pengertian bahwa perilaku itu tidak baik.

4. Jauhkan tindakan kekerasan dari rumah

Hal ini sangat penting untuk menjauhkan perlaku kekerasan dalam rumah. Karena jika menjadi tontonan anak, suatu saat akan ada kemungkinan anak melakukan apa yang dilihatnya.

Translate »