Begini Kemegahan Mesjid Camii Tokyo, Tempat Syahrini dan Reino Barack Menikah

Kabar bahagia kembali datang dari dunia selebriti tanah air, rumor menjelang pernikahan penyanyi Syahrini dan pengusaha Reino Barack semakin ramai diperbincangkan. Menurut akun instagram @teamsyahreino akad nikah pasangan tersebut akan dilangsungkan pada hari ini, 27 Februari 2019 di Negeri Sakura, Jepang, tepatnya di salah satu mesjid terindah dan terbesar di Tokyo bernama Mesjid Camii Tokyo.

Berada tidak jauh dari kawasan Shinjuku dan Harajuku, Jepang, mesjid ini kabarnya juga menjadi lokasi yang sama saat pernikahan pasangan Maia Estianty dan Irwan Mussry sebelumnya. Mesjid Camii Tokyo rupanya juga begitu dikenal dan menjadi salah satu destinasi wajib para wisatawan muslim yang berkunjung ke Tokyo untuk melaksanakan ibadah salat sekaligus melihat keindahan dan megahnya mesjid yang satu ini.

Lantas, seperti apa kemegahan dari Mesjid Camii Tokyo?

dok by instagram @rinald17_

Berdiri pada tahun 2000, kabarnya Mesjid Camii Tokyo langsung berhasil menjadi salah satu mesjid termegah di Jepang. Dibangun dengan gaya artsitektur Ottoman, Turki, maka tak heran kalau mesjid ini memiliki desain bangunan yang sangat kental dengan berbagai ornamen kekaisaran Ottoman dari peradaban Turki.

Berbagai ornamen cantik yang menghiasi setiap sudut mesjid ini dibuat langsung oleh pengrajin yang didatangkan dari Turki seperti kubah-kubah khas Ottoman yang dihiasi kaligrafi dengan warna biru dan kelabu, membuat bangunan mesjid yang satu ini semakin terkesan elegan dan mewah.

Baca juga  Bosan Dengan Menu Oatmeal yang Standar? Ini dia Kreasi Makanan yang Dapat Dibuat Dengan Oatmeal

Mesjid Tokyo Camii juga dirancang dan dibangun oleh sekitar seratus seniman Turki yang bekerja selama setahun untuk menyelesaikan mesjid ini. Melansir dari matcha-jp.com, mesjid megah ini memiliki dua lantai. Dimana lantai pertama digunakan sebagai pusat kebudayaan Turki untuk para pengunjung biasa mencari ilmu dan berinteraksi dengan para ulama, yang sekaligus untuk menunjukkan kemegahan mesjid dan juga keindahan Islam.

dok by instagram @zubair_almaidany

Sedangkan lantai kedua khusus untuk tempat beribadah. Selain dipenuhi oleh ornamen cantik khas Turki Ottoman, mesjid ini juga dihiasi oleh berbagai kaligrafi yang tentunya menyejukkan mata.

dok by instagram @_harumania_

Memiliki kapasitas jamaah hingga 1.200 orang, mesjid ini kerap didatangkan para warga Jepang hingga wisatawan muslim dari berbagai negara untuk beribadah khususnya pada hari-hari besar agama muslim seperti Idul Fitri, bulan Ramadhan, dan Idul Adha. Setiap hari Jumat, ratusan orang pun juga berkumpul di masjid ini untuk menunaikan ibadah salat jumat Bersama. Yang unik, di mesjid ini khotbah jumat disampaikan dalam tiga Bahasa yaitu Turki, Jepang dan Inggris. Hal ini dilakukan mengingat sebagian besar jamaah dari mesjid Tokyo Camii ini adalah orang-orang yang berasal dari negara Turki, selain tentunya orang Jepang dan negara-negara lain yang mampu menerima Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.

Baca juga  5 wanita muslim traveler yang dapat menjadi inspirasimu
dok by instagram @wanderingpetals

Berbeda dengan kebanyakan mesjid yang berada di Indonesia, Mesjid Camii Tokyo hanya buka hingga pukul 18.00 sore untuk para wisatawan yang berkunjung. Mesjid ini juga memiliki berbagai peraturan yang perlu diperhatikan dan wajib diikuti jika Anda ingin mengunjungi masjid yang satu ini antara lain pengunjung perempuan diwajibkan mengenakan hijab ketika masuk ke mesjid dan bagi pengunjung pria tidak diperkenankan mengenakan celana di atas mata kaki. Selain itu, para pengunjung juga dilarang berbicara dengan suara keras, apalagi berteriak. Hal tersebut demi tidak mengganggu jamaah lain yang sedang beribadah. Terakhir, Anda juga tidak diizinkan untuk mengambil gambar atau video apapun secara sembarangan tanpa seizin petugas di sana.

dok by instagram @nrhdyh

Meski begitu, Mesjid Camii Tokyo ini seakan memiliki magnet tersendiri untuk para wisatawan. Mesjid ini tidak hanya terkenal indah dan megah namun juga sangat nyaman. Sehingga siapapun yang berkunjung ke Tokyo, tak lengkap rasanya jika tidak menjalankan ibadah atau sekadar mampir di mesjid yang juga menjadi gambar di salah satu kartu pos di Jepang ini.

Bagaimana? Scarf Lover tertarik mengunjungi mesjid yang satu ini? (FIA)

Translate »