Banyak Dipakai untuk Healthy Lifestyle, Apa Bedanya Minyak Alpukat dan Olive Oil?

Tak hanya soal rasa, kedua minyak ini juga punya fungsi berbeda untuk kesehatan dan kebutuhan sehari-hari.

Minyak alpukat dan minyak zaitun sama-sama dikenal sebagai jenis minyak yang lebih sehat dibandingkan mentega atau lemak hewani. Keduanya mengandung lemak tak jenuh tunggal yang tinggi, terutama asam oleat, yang disebut baik untuk menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.

Mengutip berbagai penelitian kesehatan, konsumsi lemak tak jenuh tunggal dinilai dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, menjaga kadar kolesterol tetap stabil, hingga mendukung sensitivitas insulin. Karena itu, minyak zaitun yang menjadi bagian utama pola makan Mediterania sering dikaitkan dengan gaya hidup sehat dan kesehatan tubuh yang lebih baik.

Image: Pinterest

Orang yang lebih banyak mengonsumsi lemak tak jenuh tunggal juga cenderung memiliki kondisi kesehatan jantung dan metabolisme yang lebih baik dibandingkan mereka yang mengonsumsi lemak jenuh dalam jumlah tinggi.

Meski sama-sama dianggap sehat, minyak zaitun hingga kini masih menjadi jenis minyak yang paling banyak diteliti dibandingkan minyak alpukat. Hal tersebut membuat manfaat kesehatan minyak zaitun memiliki dukungan ilmiah yang lebih kuat dan konsisten.

Namun demikian, minyak alpukat tetap dinilai memiliki manfaat yang hampir serupa. Hingga saat ini pun belum ada penelitian yang benar-benar membuktikan bahwa salah satu minyak jauh lebih unggul dibandingkan yang lain.

Baca juga  Waspada Varian Baru Omicron, Sandiaga Uno: Tetap Jaga Momentum Kebangkitan!
Image: Pinterest

Baik minyak alpukat maupun minyak zaitun diketahui memiliki kandungan asam oleat yang cukup tinggi. Kandungan tersebut memiliki sejumlah manfaat untuk tubuh, di antaranya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL, menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, hingga membantu mengontrol kadar gula darah.

Selain itu, kedua minyak ini juga dianggap sebagai alternatif yang lebih baik dibandingkan minyak dengan kandungan lemak jenuh tinggi.

Meski memiliki manfaat kesehatan yang mirip, minyak alpukat dan minyak zaitun ternyata memiliki perbedaan cukup penting saat digunakan untuk memasak. Salah satunya terletak pada smoke point atau titik asap ketika minyak dipanaskan.

Minyak alpukat memiliki titik asap yang lebih tinggi, yaitu sekitar 500 derajat Fahrenheit. Karena itu, minyak ini dianggap lebih stabil untuk memasak dengan suhu tinggi seperti menggoreng, memanggang, atau menumis dengan api besar.

Image: Pinterest

Sementara itu, extra virgin olive oil memiliki titik asap yang lebih rendah, sekitar 350 derajat Fahrenheit. Jenis minyak ini lebih sering digunakan untuk salad dressing, campuran saus, atau tumisan ringan agar kualitas nutrisinya tetap terjaga.

Baca juga  Otot yang Akan Dilatih Saat Anda Bersepeda

Selain fungsi memasak, keduanya juga memiliki karakter rasa yang berbeda. Minyak alpukat cenderung memiliki rasa creamy dan sedikit buttery, sedangkan minyak zaitun memiliki aroma khas yang lebih ringan dan segar.

Berdasarkan data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), minyak zaitun extra virgin mengandung sekitar 85 gram total lemak per 100 mililiter, dengan kandungan lemak tak jenuh tunggal sekitar 62 gram. Sementara minyak alpukat memiliki total lemak sekitar 93 gram per 100 mililiter dengan kandungan lemak jenuh yang sedikit lebih tinggi.

Meski begitu, kandungan nutrisi setiap produk bisa berbeda tergantung bahan baku dan proses produksinya.

Para ahli menyarankan masyarakat memilih jenis minyak sesuai kebutuhan memasak, kondisi kesehatan, dan preferensi rasa masing-masing. Jika lebih sering memasak dengan suhu tinggi, minyak alpukat bisa menjadi pilihan yang lebih stabil. Namun bagi yang mencari minyak dengan dukungan penelitian kesehatan paling banyak, minyak zaitun masih menjadi favorit banyak ahli.

Walaupun termasuk kategori lemak sehat, penggunaannya tetap perlu dibatasi sesuai kebutuhan tubuh. Konsumsi minyak secara berlebihan tetap dapat meningkatkan asupan kalori harian, meski berasal dari sumber lemak yang lebih baik.

Translate »