Masjid Istiqlal Raih Predikat sebagai Green Mosque Pertama di Dunia

Bangga!

51

Masjid Istiqlal mendapatkan penghargaan sebagai Green Mosque atau rumah ibadah ramah lingkungan pertama di dunia dari institusi di bawah Grup Bank Dunia (WBG), International Finance Corporation (IFC).

Masjid terbesar se-Asia Tenggara itu dianggap mampu menurunkan jejak karbon secara signifikan.

Pencapaian tersebut menjadikan Istiqlal sebagai tempat ibadah pertama di dunia yang memperoleh sertifikat final dari Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE), suatu sistem sertifikasi bangunan hijau yang dikembangkan IFC.

“Kami sangat terharu karena pada hari ini kita mendapatkan apresiasi, bukan (dari institusi) lokal tapi internasional,” ujar Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, dilansir dari Kompas. com.

Nasaruddin menerangkan, sejumlah sisi Masjid Istiqlal telah menjalankan renovasi sesuai dengan konsep bangunan hijau yang ramah lingkungan.

Lebih detail, Nasaruddin menjelaskan bagian internal dan eksternal Masjid Istiqlal telah menggunakan pencahayaan hemat energi. Bangunan tersebut juga dilengkapi dengan panel surya, sehingga mampu mencukupi 13 persen kebutuhan listrik.

“Kami tidak bekerja untuk mendapatkan penghargaan, terserah ada penghargaan atau tidak yang jelas kami berbuat untuk kemaslahatan umat dan masyarakat,” sambungnya.

Direktur Utama Waskita Rakyat, Destiawan Soewardjono mengungkapkan bahwa sejumlah fasilitas di Masjid Istiqlal sudah memenuhi aspek bangunan ramah lingkungan. Waskita Karya merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjalankan proyek renovasi Masjid Istiqlal.

“Bangunan yang ada dapat menghemat air, energi listrik, dan yang lainnya,” ujar Destiawan.

Menteri BUMN, Erick Thohir, menyatakan rasa kekagumannya atas raihan predikat Masjid Istiqlal sebagai Green Mosque pertama di dunia.

“Masjid Istiqlal Jakarta sebagai mercusuar peradaban, meraih sertifikat Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE). Penghargaan ini adalah yang pertama di dunia, karena bangunan Masjid Istiqlal dinilai ramah lingkungan (green building),” tulis Erick Thohir, dilansir dari akun Instagram miliknya.

“Satu langkah penting, masjid bukan hanya sebagai sarana ibadah, juga dakwah, serta bisa bermanfaat bagi umat dan juga untuk Bumi, yang kita tinggali,” harap Erick.