Apa Itu Vaksin Moderna?

Kenali Gejala dan Cara Kerjanya

46

Indonesia dikabarkan akan menerima vaksin baru bernama Moderna yang berjumlah sekitar empat juta dosis. Vaksin ini merupakan hasil produksi dari perusahaan farmasi Amerika Serikat. Vaksin tersebut kabarnya akan dipakai dalam program vaksinasi pemerintah. Pemberian vaksin ini hanya bisa digunakan oleh orang dewasa usia 18 tahun ke atas.

image: freepik

Mengutip Medical News Today dalam laman lifestyle.kompas menjelaskan vaksin ini diberikan dalam dua dosis dengan interval 28 hari lamanya. Moderna sudah banyak digunakan di AS dan sejumlah negara Eropa lainnya.

Cara kerja dari vaksin Moderna atau mRNA-1273 ini mirip dengan Pfizer yaitu menghasilkan protein virus atau bakteri dari hasil pemberian genetik kepada tubuh. Protein tersebut memunculkan imun dan produksi antibodi spesifik pada tubuh guna melawan infeksi jika bersentuhan dengan patogen.

Berdasarkan pemberitahuan WHO, dalam uji klinis skala besar berkelanjutan efektivitas dari Vaksin Moderna ini mencapai 94.1%. Pada vaksin Covid-19 yang telah beredar, paling tidak sebesar 50% efektif dapat membantu mengendalikan pandemi.

Meski demikian, terdapat sejumlah efek samping dari penggunaan vaksin Moderna ini. Gejala yang muncul diantaranya seperti:

  1.        nyeri, bengkak, atau kemerahan di bekas suntikan
  2.       kelelahan
  3.       sakit kepala
  4.       nyeri otot atau sendi
  5.       panas dingin
  6.       mual dan muntah
  7.       bengkak bawah lengan
  8.       demam

Namun, ditemukan sejumlah efek samping lainnya yang jarang dialami dan kemunculan efek samping lebih umum setelah dosis kedua. Moderna juga dapat beresiko memunculkan anafilaksis atau reaksi alergi parah.

Untuk keterangan lebih lanjut WHO menyebutkan bahwa vaksin Moderna telah dicantumkan sebagai vaksin dalam penggunaan darurat dan dipastikan aman serta efektif berdasarkan data dari uji klinis berskala besar.

(IN)