4 Tips Aman Memakai Menstrual Cup

Sudah berapa tahun ini menstrual cup dibicarakan oleh banyak orang. Cup pengganti tampon dan softex ini konon katanya dapat menjadi solusi untuk masalah sampah softex dan tampon yang menggunung. Menstrual cup dapat dipakai hingga 10 tahun lamanya, dibuat dengan bahan silikon cup ini sangat flexible dan dapat dengan mudah dipakai di daerah V wanita.

Banyak wanita Indonesia yang masih takut untuk mencoba menstrual cup ini, karena cara pemakaian cup ini tidak biasa dengan produk haid pada umunya yang menyerap darah haid tapi produk ini menampung darah haid tersebut. Menstrual cup terdiri dari berbagai ukuran. Daya tampungnya pun disesuaikan dengan kebutuhan setiap wanita masing – masing. Biasanya, cup ini dapat menampung hingga 1 ons cairan selama 12 jam pemakaian.

Dengan pemakaian yang berulang, menstrual cup memang sangat membantu mengrangi sampah tampon dan juga softex. Tapi Scarflover jug ahrus hati – hatu dalam memilih produk ini, salah – salah malah akan menyebabkan iritasi pada daerah V.

Baca juga  Penggunaan Kata “New Normal” Dinilai Salah Gunakan Diksi, Pemerintah Putuskan Untuk Mengubah

Ini hal yang harus diperhatikan sebelum memakai menstrual cup

1.Pilih Ukuran Yang Tepat

sumber: amazon.in

Umumnya menstrual cup mempunyai 2 ukuran tetapi ada beberapa brand juga yang mengeluarkan 3 ukuran sesuai kebutuhan masing – masing. Untuk mengetahui ukuran apa yang dibutuhkan, Scarflover harus mengetahui terlebih dahulu berapa banyak cairan haid yang biasa dikeluarkan. Ukuran yang tepat juga dapat menjegah cairan haid berceceran.

2. Pilih Bahan Yang Aman Jika Mempunyai Kulit Yang Sensitif

sumber: lunette.com

Menstrual Cup terbuat dari 3 bahan yaitu Silikon, TPE (Thermoplastic Elastomer), dan Latex. Bahan Silikon yang digunakan untuk cup ini sudah medical grade silicone yang berkualitas bagus, jadi aman dipakai bahkan untuk kulit sensitif sekalipun. TPE merupakan bahan plastik daur ulang yang dapat dilebur kembali dan dicetak. Sedangkan untuk Latex atau natural gum rubber biasanya yang menyebabkan iritasi pada wanita di daerah V.

Baca juga  Apa Itu Micro Wedding?

3. Cara Pemakaian

sumber: daisymenstrualcup.com

Selain memilihi bahan yang tepat. Cara pemakaian menstrual cup pun harus disesuaikan untuk kenyamanan Scarflover. Dengan teknik yang beragam Scarflover bisa mencoba semua teknik, sampai menemukan teknik yang tepat. Tetapi kebanyakan wanita memakai c fold untuk teknik pemakaian produk ini.

4. Jaga Kebersihan

sumber: blog.sonnenkind.ch

Kebersihan menstraul cup juga perlu dijaga. Scarflover dapat mencucinya dengan air dan sabun, tetapi jika ragu Scarflover dapat mensterilkannya di panci dengan air panas dan digodok supaya bakteri yang terdapat pada menstrual cup mati.

Menurut dokter menstrual cup lebih higienis daripada tampon dan juga softex, karena sifatnya yang menampung cairan haid, sehingga tidak akan menimbulkan bakteri pada daerah V.

(Penulis: DP)

Translate »