Di era media sosial, membagikan momen tumbuh kembang anak sudah menjadi hal yang lumrah. Namun, belakangan semakin banyak publik figur yang justru memilih untuk tidak memperlihatkan wajah buah hati mereka kepada publik. Keputusan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk perlindungan terhadap privasi digital anak sejak usia dini.
Langkah tersebut juga mengingatkan bahwa setiap anak berhak memiliki ruang privasi, bahkan sebelum mereka mampu memutuskan sendiri jejak digital yang ingin dimiliki. Berikut beberapa publik figur Indonesia yang memilih menjaga privasi wajah anak mereka.
1. Syahrini

Setelah dikaruniai anak pertama dari pernikahannya dengan Reino Barack, Syahrini memilih untuk menjaga privasi sang buah hati. Hingga kini, ia belum mengungkap nama maupun memperlihatkan wajah putrinya kepada publik. Dalam beberapa unggahan di media sosial, Syahrini hanya membagikan momen kebersamaan keluarga dari sudut pengambilan gambar yang tidak menampilkan wajah sang anak.
2. Alyssa Daguise

Alyssa Daguise dan Al Ghazali telah dikaruniai seorang putri bernama Soleil Zephora Ghazali, yang akrab disapa Baby Soso. Meski telah memperkenalkan nama sang buah hati, pasangan ini tetap memilih untuk tidak mengekspos wajah Soleil secara jelas di media sosial. Momen keluarga yang dibagikan pun lebih menonjolkan kebersamaan tanpa mengurangi privasi anak.
3. Mahalini

Mahalini dan Rizky Febian juga menerapkan pendekatan serupa. Pasangan ini telah mengumumkan nama putri mereka, Selina, kepada publik. Namun, wajah Selina masih dijaga dari sorotan media sosial. Dalam beberapa unggahan, Mahalini dan Rizky lebih memilih menampilkan potret dari samping, belakang, atau dengan sudut yang tidak memperlihatkan wajah sang anak secara utuh.
4. Raisa Adriana

Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar dikaruniai seorang putra bernama Ahmad Arash Omara Thariq, yang akrab disapa Baby Arash. Meski kerap membagikan momen sebagai orang tua baru, keduanya memilih membatasi paparan wajah sang buah hati di media sosial. Keputusan tersebut mendapat banyak dukungan dari warganet yang menilai setiap anak berhak memiliki privasi sejak lahir.
5. Chacha Frederica

Chacha Frederica dan Dico Ganinduto memiliki seorang putri bernama Cassia Althaea Ganinduto. Selama ini, Chacha dikenal cukup selektif dalam membagikan kehidupan keluarganya. Ia sesekali mengunggah momen bersama Cassia, tetapi tetap berusaha menjaga privasi sang putri dan tidak menjadikannya sebagai konsumsi publik secara berlebihan.
Privasi Digital Anak Dimulai dari Orang Tua
Keputusan untuk tidak memperlihatkan wajah anak bukan berarti menutup kebahagiaan dari publik. Sebaliknya, hal ini menjadi bentuk kesadaran bahwa jejak digital bersifat permanen dan dapat diakses dalam jangka waktu yang lama.
Para orang tua tetap dapat mengabadikan momen berharga dengan berbagai cara, seperti mengambil foto dari belakang, menutupi wajah dengan sudut pengambilan gambar yang kreatif, atau membatasi siapa saja yang dapat melihat unggahan tersebut. Dengan begitu, kebahagiaan keluarga tetap dapat dibagikan tanpa mengorbankan hak anak atas privasi.
Pada akhirnya, setiap orang tua memiliki pilihan masing-masing dalam membesarkan anak. Ada yang memilih tidak mengungkap nama sekaligus wajah anak, seperti Syahrini, sementara ada pula yang memperkenalkan nama sang buah hati tetapi tetap menjaga wajahnya dari sorotan publik. Apa pun pilihannya, semakin banyak orang tua yang menyadari pentingnya melindungi privasi digital anak sejak dini sebagai bekal mereka di masa depan.








