5 Fakta Istimewa Pernikahan Putri Eugenie

Dalam semarak royal wedding kedua di tahun ini, antara Putri Eugenie dengan Jack Brooksbank, Anda perlu tahu beberapa fakta di balik pernikahan yang tampak seperti cerita negeri dongeng tersebut.

1. Tiara berusia 99 tahun.

Tiara yang nyaris berusia satu abad ini dipinjamkan oleh sang nenek, Ratu Elizabeth II. Sebelumnya khalayak berspekulasi bahwa Putri Eugenie akan memakai The York Diamond Tiara yang dahulu dipakai ibunya, Sarah Ferguson saat menikah dengan Pangeran Andrew.

Tiara yang dinamakan Greville Emerald Kokoshnik ini berhiaskan batu berlian dan enam batu zamrud di kedua sisinya. Dibuat pada tahun 1919 untuk seorang perempuan sosialita Inggris bernama Margaret Greville. Kemudian tiara ini diwariskan oleh Margaret kepada Ratu Elizabeth pada tahun 1942 silam, dan jatuh ke tangan Ratu Elizabeth II ketika ibu Sang Ratu meninggal dunia di tahun 2002.

Courtesy of Instagram @theroyalfamily

 

2. Cincin pernikahan Putri Eugenie.

Cincin yang digunakan anak bungsu dari Pangeran Andrew ini mungkin terlihat sederhana, namun memiliki sejarah dan arti yang mendalam. Cincin ini merupakan warisan dari Ratu Elizabeth II yang telah turun-temurun sejak tahun 1923. Mengikuti tradisi terdahulu, Putri Eugenie memakai cincin yang terbuat dari potongan emas Welsh murni.

Baca juga  Semakin Dekat dengan Konsumen, Kini Sayurbox Hadir di Surabaya dan Bali

Sejak 1923 sudah menjadi tradisi bagi para pengantin Kerajaan Inggris untuk memakai cincin pernikahan dengan lapisan emas Welsh. Ibu Suri Elizabeth Bowes-Lyon pertama kali mengenakannya ketika ia menikah dengan Raja George VI di tahun 1923, dan diikuti oleh generasi penerus kerajaan setelahnya.

3. Gaun tanpa veil.

Berbeda dengan pengantin dari keluarga Kerajaan Inggris kebanyakan, Putri Eugenie memilih tidak mengenakan tudung kepala atau veil di hari pernikahannya. Padahal sudah menjadi sebuah tradisi kerajaan, untuk seluruh pengantin perempuan memakai gaun yang dilengkapi dengan tudung kepala.

Namun Putri Eugenie memiliki alasan yang baik terkait dengan hal ini. Ia sengaja tak mengenakan veil karena ingin memperlihatkan bekas luka operasi skoliosis yang ia miliki. Putri Eugenie juga bukan pengantin pertama yang melanggar tradisi ini, sebelumnya Camilla (The Duchess of Cornwall) dan Princess Anne juga tak mengenakan veil di hari pernikahan mereka.

4. Kue pengantin rasa red velvet.

Princess Eugenie juga melanggar tradisi pernikahan Kerajaan Inggris dalam pemilihan kue pengantin. Jika biasanya kue pengantin pada royal wedding adalah fruit cake, Putri Eugenie dan Jack Brooksbank lebih memilih kue rasa red velvet dan cokelat yang terinspirasi dari nuansa musim gugur. Kue pengantin ini dibuat oleh seorang perancang kue dari London, Sophie Cabot, dan menghabiskan sekitar 400 butir telur, 53 bungkus unsalted butter, 33 pon tepung organik dan 44 pon gula untuk membuatnya.

Baca juga  Nikmati Sisi Lain Kota Bogor Lewat Pengalaman Menginap di Ibis Styles Bogor.

Sebelumnya Pangeran Harry dan Meghan Markle juga tidak mengikuti tradisi dalam pemilihan kue pengantin. Mereka memilih kue lemon dan buttercream pada pernikahan mereka di bulan Mei lalu.

Courtesy of Instagram @sophiecabot

 

5. Momen unik di tengah prosesi.

Di tengah proses pernikahan Putri Eugenie dan Jack Brooksbank, ada momen menarik yang menjadi sorotan masyarakat yaitu saat Jack berusaha menyematkan cincin di jari mempelai wanita. Ia tampak kesulitan saat mendorong cincin tersebut, namun ia tetap berusaha terlihat tenang dan tersenyum. Hal ini membuat tamu undangan yang hadir terlihat canggung. Suasana jadi lebih mencair ketika Putri Eugenie tak bisa menahan tawanya, dan membantu sang suami untuk memasang cincin di jarinya. (AUL)

 

Translate »