Sebelum Coba Makanan Viral, Periksa 4 Hal Ini

Agar Lebih Tenang Menikmatinya

Media sosial kerap menghadirkan tren kuliner baru yang membuat banyak orang penasaran. Mulai dari dessert, camilan, hingga makanan impor, semuanya bisa menjadi viral dalam waktu singkat. Namun, sebelum ikut mencicipinya, ada baiknya kita meluangkan waktu untuk memeriksa beberapa hal penting.

Tidak hanya soal rasa atau tampilan yang menggugah selera, sebagai konsumen, khususnya Muslim, memastikan makanan yang dikonsumsi aman dan halal juga menjadi bagian dari gaya hidup yang bijak. Berikut empat hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum mencoba makanan viral.

1. Pastikan Status Kehalalannya

Hal pertama yang perlu diperiksa adalah kejelasan status halal produk tersebut. Jangan hanya mengandalkan klaim di media sosial atau rekomendasi dari influencer.

Mengutip laman LPPOM MUI, Auditor Halal LPH LPPOM, Ade Suherman, menjelaskan bahwa makanan viral sekalipun tetap harus dicermati kehalalannya secara menyeluruh. Menurutnya, apabila suatu produk olahan tidak memiliki informasi atau jaminan halal yang jelas, maka statusnya menjadi syubhat atau meragukan.

“Kalau tidak ada kejelasan, berarti statusnya abu-abu atau syubhat. Produk seperti ini sudah melalui proses pengolahan sehingga kita tidak mengetahui lagi secara pasti bahan-bahan yang digunakan,” jelas Ade.

Karena itu, pilihlah produk yang telah memiliki informasi atau sertifikasi halal yang jelas agar lebih tenang saat mengonsumsinya.

Baca juga  Resep Pancake Kentang Bayam Untuk Menaikkan Imun

2. Cermati Daftar Bahan Baku

Selain melihat label halal, jangan lupa membaca komposisi bahan yang digunakan. Perhatikan apakah terdapat bahan tambahan seperti emulsifier, gelatin, perisa, atau bahan lain yang asal-usulnya tidak dijelaskan secara rinci.

Untuk makanan impor, membaca label juga membantu mengetahui kandungan alergen, kadar gula, maupun bahan pengawet yang mungkin perlu diperhatikan sesuai kebutuhan masing-masing.

3. Periksa Informasi Produsen dan Izin Edar

Produk yang baik umumnya mencantumkan identitas produsen, negara asal, tanggal kedaluwarsa, hingga izin edar yang berlaku. Informasi ini menunjukkan bahwa produk dipasarkan secara lebih bertanggung jawab dan memudahkan konsumen apabila ingin melakukan pengecekan lebih lanjut.

Baca juga  Tujuan Anies Baswedan Pasang Warna Lampu Palestina Di Jembatan Penyebrangan Orang

Jika membeli melalui toko daring atau jasa titip, pastikan penjual juga memberikan informasi produk secara lengkap dan transparan.

4. Jangan Hanya Percaya karena Sedang Viral

Popularitas di media sosial bukan jaminan bahwa suatu produk cocok atau aman untuk semua orang. Banyak makanan menjadi viral karena tampilannya menarik atau dipromosikan oleh kreator konten, bukan karena kualitasnya telah terverifikasi.

Sebelum membeli, luangkan waktu untuk membaca ulasan dari berbagai sumber, membandingkan informasi produk, dan memastikan bahwa makanan tersebut sesuai dengan kebutuhan serta preferensi Anda.

Mengikuti tren kuliner tentu tidak ada salahnya. Namun, menjadi konsumen yang cermat akan membantu kita menikmati makanan dengan lebih nyaman dan tenang. Memastikan kehalalan, memahami bahan baku, mengecek legalitas produk, serta tidak mudah terbawa FOMO merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan sebelum mencoba makanan viral berikutnya.

Translate »