Rahasia Manfaat Sea Buckthorn untuk Kesehatan dan Kecantikan

Dari Himalaya sampai dunia modern, sea buckthorn oil dipercaya bisa menjaga kulit tetap glowing, jantung sehat, hingga bantu imunitas tubuh Anda.

Scarflovers, mungkin Anda pernah mendengar tentang sea buckthorn oil atau minyak biji buah laut ini? Meski namanya terdengar asing, ternyata minyak dari tanaman kecil bernama Hippophae rhamnoides ini sudah dipakai ribuan tahun di Asia hingga Eropa sebagai ramuan alami untuk menjaga kesehatan dan kecantikan.

Minyak sea buckthorn diekstrak dari buah, biji, hingga daunnya, dan kini bisa ditemukan di lebih dari 200 produk mulai dari skincare, shampo, hingga suplemen kesehatan. Lalu, apa saja sih manfaat rahasianya? Dilansir dari Healthline, berikut deretan kebaikan sea buckthorn yang sudah cukup banyak diteliti.

1. Kaya Nutrisi

Sea buckthorn adalah paket lengkap. Di dalamnya ada lebih dari 190 senyawa bioaktif yang baik untuk tubuh. Vitamin A, B, C, E, hingga K, mineral seperti zat besi, magnesium, kalsium, sampai zinc, semuanya ada. Dengan kandungan ini, sea buckthorn bisa membantu melawan penuaan dini sekaligus menjaga tubuh dari risiko penyakit serius seperti kanker dan jantung.

2. Menjaga Kesehatan Kulit

Kalau bicara soal kulit, sea buckthorn benar-benar game changer. Kandungan vitamin E, K, serta asam lemak omega-7 di dalamnya mampu mempercepat regenerasi kulit, meredakan luka bakar, hingga membantu penyembuhan luka. Minyak ini juga dipercaya melindungi kulit dari sinar UV, mengurangi jerawat, psoriasis, sampai kulit kering dan bersisik. Tidak heran banyak produk anti-aging yang menjadikan sea buckthorn sebagai bahan utama.

Baca juga  5 Penyakit yang Patut Diwaspadai Saat Musim Kemarau

3. Mendukung Kesehatan Jantung

Anda punya riwayat kolesterol atau tekanan darah tinggi? Sea buckthorn bisa jadi teman baik untuk jantung. Minyak ini kaya akan fitosterol dan quercetin zat alami yang mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekaligus melancarkan pembuluh darah.
Penelitian juga menunjukkan konsumsi rutin dalam dosis kecil dapat menurunkan tekanan darah dan kadar trigliserida.

4. Membantu Atur Gula Darah

Bagi Scarflovers yang peduli dengan risiko diabetes, sea buckthorn mungkin bermanfaat. Beberapa studi kecil menemukan konsumsi ekstrak buah ini bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah. Walau penurunannya tidak terlalu besar, efek jangka panjangnya tetap menjanjikan.

5. Menjaga Imunitas Tubuh

Sea buckthorn mengandung antioksidan tinggi, termasuk flavonoid seperti quercetin, yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan palmitoleic acid di dalamnya juga berperan penting dalam menekan peradangan. Jadi, tubuh lebih siap menghadapi infeksi atau penyakit.

Baca juga  Kenali 4 Masalah Kulit Yang Kerap Terjadi Pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya

6. Mendukung Fungsi Hati

Minyak ini juga punya potensi menjaga organ vital seperti hati. Kandungan lemak sehat, vitamin E, dan karotenoidnya bisa melindungi sel hati dari kerusakan, bahkan membantu proses pemulihan.

7. Efek Antikanker

Meski masih banyak penelitian dilakukan pada hewan dan uji laboratorium, hasilnya cukup positif. Antioksidan dan flavonoid dalam sea buckthorn, terutama quercetin, menunjukkan kemampuan memperlambat pertumbuhan sel kanker sekaligus melindungi sel sehat dari efek samping radioterapi.

Apakah Ada Efek Sampingnya?

Secara umum, sea buckthorn dianggap aman digunakan. Efek samping jarang terjadi, meski beberapa orang melaporkan gangguan pencernaan ringan. Sayangnya, belum ada penelitian lengkap soal dosis aman untuk jangka panjang, terutama bagi ibu hamil, menyusui, atau anak-anak.

Scarflovers, sea buckthorn oil memang bukan bahan baru, tapi manfaatnya makin dilirik dunia modern. Mulai dari menjaga kulit tetap sehat dan awet muda, melindungi jantung, meningkatkan imunitas, hingga membantu atasi diabetes, semua ada dalam satu minyak kecil ajaib ini. Namun, sebaiknya konsultasikan dulu dengan tenaga medis sebelum Anda memasukkannya ke dalam rutinitas harian, ya.

Translate »