MUA Asal Paris Recreate Makeup dari Gambar Anak-Anak, Hasilnya Artistik dan Penuh Imajinasi

Lewat proyek Draw Me A Face, Tiziana Raimondo membuktikan bahwa kreativitas anak-anak bisa menjadi inspirasi makeup editorial yang tak kalah memukau dari tren kecantikan terkini.

Di dunia beauty, makeup sering kali identik dengan teknik yang presisi, detail yang sempurna, hingga mengikuti tren yang terus berganti. Namun, bagaimana jadinya jika inspirasi makeup justru datang dari gambar polos hasil imajinasi anak-anak?

Ide unik inilah yang diwujudkan oleh makeup artist asal Paris, Tiziana Raimondo, melalui proyek bertajuk Draw Me A Face. Berkolaborasi dengan creative studio Buro Noto dan fotografer Pete Starn, proyek ini menghadirkan sederet makeup editorial yang sepenuhnya terinspirasi dari cara anak-anak memandang wajah sebagai kanvas tanpa batas.

Image: Instagram/ @tizianaraimondo

Dalam proyek tersebut, sebanyak 11 anak diminta menggambar langsung di atas foto wajah model. Tanpa aturan mengenai proporsi, teknik, maupun standar estetika, mereka bebas menuangkan imajinasi dengan garis, warna, dan bentuk yang muncul secara spontan. Hasil gambar yang sederhana itu kemudian menjadi acuan utama bagi Tiziana Raimondo untuk menciptakan makeup yang dibuat semirip mungkin dengan karya aslinya.

Alih-alih menyempurnakan atau merapikan setiap gambar, Tiziana justru mempertahankan karakter khas coretan anak-anak. Sapuan warna yang tampak acak, garis-garis yang tidak simetris, hingga perpaduan warna yang berani sengaja dibuat apa adanya. Pendekatan tersebut menghasilkan tampilan yang terasa jujur, ekspresif, sekaligus menghadirkan sisi artistik yang berbeda dari makeup editorial pada umumnya.

Baca juga  Artis Cantik Ini Luncurkan Koleksi Makeup Terbaru

Setiap look pun memiliki karakter yang unik. Salah satunya menampilkan ilustrasi matahari berwarna kuning yang memenuhi area pipi, dipadukan dengan sapuan hijau di kelopak mata dan sentuhan warna oranye serta merah muda pada bibir.

Image: Instagram/ @tizianaraimondo

Ada pula wajah yang dihiasi bintang-bintang berwarna cerah, garis abstrak, bentuk geometris, hingga gradasi warna pastel yang tersebar di seluruh wajah. Sementara look lainnya menghadirkan ilustrasi bergaya kartun lengkap dengan garis-garis sederhana yang ditempatkan di sekitar mata dan pipi, menciptakan kesan playful sekaligus penuh imajinasi.

Image: Instagram/ @tizianaraimondo

Di balik tampilannya yang unik, Draw Me A Face membawa pesan yang lebih dalam. Sebelum kecantikan dipahami sebagai sesuatu yang harus mengikuti tren atau memenuhi standar tertentu, anak-anak melihat wajah sebagai ruang untuk bereksplorasi. Warna dapat muncul di mana saja, bentuk tidak harus mengikuti aturan, dan setiap coretan lahir murni dari rasa ingin tahu serta imajinasi mereka.

Baca juga  BeautyFest Asia 2024 Bakal Hadir Pertama Kali di Medan di Tiara Convention Center

Seiring bertambahnya usia, kebebasan tersebut perlahan tergantikan oleh berbagai referensi, perbandingan, hingga ekspektasi tentang seperti apa makeup yang dianggap indah. Lewat proyek ini, Tiziana Raimondo bersama Buro Noto mengajak kita kembali melihat proses kreatif dari sudut pandang yang lebih sederhana bahwa sebuah karya tidak selalu lahir dari teknik yang rumit, tetapi juga dari keberanian untuk bereksperimen tanpa takut salah.

Lebih dari sekadar menghasilkan makeup editorial yang menarik secara visual, Draw Me A Face menunjukkan bahwa kreativitas sering kali muncul ketika aturan dikesampingkan. Coretan sederhana yang dibuat anak-anak berhasil diubah menjadi karya artistik yang membuktikan bahwa makeup bukan hanya alat untuk mempercantik diri, tetapi juga medium untuk bercerita, berekspresi, dan merayakan imajinasi.

Di tengah tren makeup yang semakin mengedepankan ekspresi personal, proyek ini menjadi pengingat bahwa inspirasi bisa datang dari mana saja. Bahkan, dari gambar sederhana seorang anak yang melihat wajah bukan sebagai sesuatu yang harus disempurnakan, melainkan sebagai kanvas kosong yang bebas diisi warna, bentuk, dan cerita tanpa batas.

Translate »