Makkah, Arab Saudi, dilanda hujan deras disertai badai petir pada Rabu hingga Kamis (27/8/2026). Di tengah cuaca ekstrem tersebut, kilatan petir terlihat menyambar Menara Jam Makkah atau Abraj Al Bait, salah satu bangunan paling ikonik di kawasan Masjidil Haram.
Momen tersebut terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial. Salah satunya diabadikan fotografer Youssef Bajjash dan dibagikan melalui akun X miliknya. Dalam video tersebut, kilatan petir terlihat membelah langit Makkah yang gelap sebelum menyambar bangunan tinggi Abraj Al Bait.
Astronom Arab Saudi, Mulham Hindi, juga membagikan foto dan video fenomena tersebut. Menurutnya, Agustus dan September memang termasuk periode ketika badai petir cukup sering terjadi di Makkah dan wilayah barat Arab Saudi.
Dengan ketinggian sekitar 601 meter, Menara Jam Makkah menjadi salah satu struktur tertinggi di kawasan tersebut. Ketinggiannya membuat bangunan ini terlihat sangat jelas ketika terjadi badai dan aktivitas listrik di atmosfer meningkat.

Madinah Juga Dilanda Cuaca Ekstrem
Sebelum hujan deras melanda Makkah, Madinah lebih dulu menghadapi cuaca ekstrem pada Selasa (25/8/2026). Angin kencang yang membawa debu dan pasir membuat kawasan sekitar Masjid Nabawi sempat berubah gelap. Jarak pandang juga menurun dan aktivitas jemaah di sekitar masjid ikut terdampak.
Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan mengenai potensi angin kencang dan debu di wilayah Madinah.


Peringatan Cuaca Masih Berlanjut
Kondisi cuaca di Makkah juga mendapat perhatian dari otoritas setempat. Pada Rabu (26/8), NCM mengeluarkan peringatan merah untuk potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Makkah.
Pertahanan Sipil Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan keselamatan yang dikeluarkan pihak berwenang. Masyarakat juga diminta menjauhi badan air, lembah, serta bendungan selama kondisi cuaca buruk berlangsung.
Pada Kamis (27/8), NCM kembali mengeluarkan peringatan untuk Makkah dan Kegubernuran Al-Jumum. Hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi terjadi, disertai angin kencang, jarak pandang terbatas, hujan es, dan badai petir. Potensi banjir bandang juga menjadi salah satu risiko yang perlu diwaspadai. Cuaca tersebut diperkirakan berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 waktu setempat.








