Buat Gen Z, menikmati minuman kekinian bukan lagi sekadar mencari rasa yang enak atau tampilan yang menarik. Sekarang, kandungan di dalamnya juga mulai menjadi pertimbangan. Mulai dari jumlah gula, kalori, hingga pilihan bahan, semakin banyak anak muda yang ingin tahu apa yang mereka konsumsi sehari-hari.
Salah satu tren yang ikut mencuri perhatian adalah minuman zero sugar. Seperti namanya, minuman ini tidak mengandung gula tambahan dan biasanya hadir sebagai alternatif bagi mereka yang tetap ingin menikmati rasa manis tanpa asupan gula seperti pada minuman pada umumnya.

Scarflovers mungkin mulai lebih sering melihat pilihan zero sugar di berbagai produk minuman. Kehadirannya pun semakin beragam, mulai dari soda hingga minuman kopi dan jenis minuman lainnya.
Fenomena ini sebenarnya sejalan dengan kebiasaan Gen Z yang dikenal senang mencoba hal baru. Berdasarkan 2025 State of Beverages Report dari Keurig Dr Pepper, 72 persen Gen Z mengaku mencoba minuman baru setidaknya satu kali dalam sebulan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan konsumen secara keseluruhan yang berada di angka 44 persen.
Menariknya, 75 persen Gen Z juga terbiasa melakukan kustomisasi terhadap minuman yang mereka konsumsi. Artinya, pilihan minuman kini bisa menjadi bagian dari preferensi dan gaya hidup masing-masing, bukan hanya soal kebutuhan untuk menghilangkan dahaga.
Tetap Suka Manis, Tapi Lebih Mindful
Meski mulai memperhatikan kandungan gula, bukan berarti Gen Z harus meninggalkan minuman dengan rasa manis sepenuhnya. Justru, pilihan zero sugar memberikan alternatif bagi mereka yang ingin tetap menikmati rasa tersebut dengan mempertimbangkan asupan gula.
Namun, label zero sugar juga tidak berarti sebuah minuman otomatis menjadi pilihan yang paling sehat. WHO merekomendasikan agar konsumsi free sugars dibatasi hingga kurang dari 10 persen dari total kebutuhan energi harian. Pengurangan hingga di bawah 5 persen juga disebut dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.

Karena itu, penting untuk tetap melihat pola konsumsi secara keseluruhan. Membaca informasi nutrisi pada kemasan dan memperhatikan jumlah konsumsi tetap menjadi langkah sederhana yang bisa dilakukan.
Jadi Bagian dari Gaya Hidup
Pada akhirnya, tren zero sugar memperlihatkan adanya perubahan cara Gen Z memilih minuman. Rasa dan pengalaman tetap penting, tetapi kini keduanya mulai berjalan beriringan dengan kesadaran terhadap apa yang dikonsumsi.
Buat Scarflovers yang sedang mencoba menerapkan gaya hidup lebih mindful, memilih minuman dengan kandungan gula yang lebih rendah bisa menjadi salah satu langkah kecil. Nggak harus langsung mengubah semua kebiasaan, karena yang terpenting adalah memahami apa yang kita konsumsi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh.
Jadi, zero sugar mungkin bukan sekadar tren sesaat. Pilihan ini bisa menjadi bagian dari perubahan kebiasaan konsumsi yang semakin personal dan mindful di kalangan generasi muda.








