3 Jenis Sayuran untuk Pembentukan Otot

Rutin konsumsi sayuran ini dapat membentuk otot pada tubuh Anda.

Sayuran mungkin bukan sumber protein terbaik dan secara teknis dapat membentuk otot tubuh Anda, tetapi ada beberapa jenis sayuran yang akan memastikan perjalanan pembentukan otot Anda menjadi lebih mudah. Salah satu pertanyaan yang paling umum adalah aa yang harus dimakan untuk pertumbuhan otot secara optimal. Beberapa sayuran lebih unggul dalam pembentukan otot jika Anda rutin mengonsumsinya. Berikut ini tiga jenis sayuran untuk membetuk otot.

1. Bayam

Bayam memang memiliki hubungan yang kuat dengan pembentukan otot. Rupanya, porsi mingguan dari makanan sehat berdaun hijau yang kaya nutrisi ini dapat membantu olahraga dan kesehatan Anda secara keseluruhan. Nitrat adalah senyawa alami dalam bayam ditemukan untuk membantu mengencangkan otot dan meningkatkan fungsi sel. Jika Anda makan bayam setiap hari, maka pembentukan pada otot Anda semakin optimal.

Selian itu, bayam memiliki banyak manfaat lainnya, seperti antioksidan dan vitamin yang baik untuk kulit, menurunkan kolesterol, dan bahkan pencegahan dari penyakit kanker.

2. Brokoli

Mengutip dari mensxp.com, penelitian telah menunjukkan bahwa brokoli membantu aspek anabolik Testosteron seperti pembentukan otot, sekaligus mengurangi efek estrogenik seperti retensi air serta penambahan lemak.

Brokoli juga merupakan sayuran yang luar biasa dalam hal antioksidan serta sifat anti-inflamasi. Di dalamnya juga terdapat serat yang tinggi dan beberapa protein. Selain itu, mengonsumsi brokoli dapat mengenyangkan perut secara cepat dengan kalori yang sangat sedikit.

3. Ubi Jalar

Ubi jalar adalah sumber karbohidrat yang baik dikonsumsi sebagai camilan sebelum latihan untuk sesi angkat beban. Beras dan bubuk glukosa bisa bermanfaat, tetapi tidak ada yang sebanding dengan kekuatan manfaat ubi jalar. Ubi jalar tidak hanya kaya akan nutrisi seperti vitamin A, vitamin C, tembaga, dan vitamin B, ubi juga kaya akan potasium. Selain itu, ubi jalar juga merupakan sumber Kalium. Kalium melindungi massa otot tanpa lemak, dan juga menurunkan risiko penyakit kardiovaskular sambil membantu kepadatan tulang dan tekanan darah.