Tren Modest Fashion yang Akan Mendefinisikan Gaya Muslim 2026

Scarf Media dan Islamic Fashion Institute mengulas arah modest fashion melalui konsep ROUNDED yang reflektif dan relevan.

Scarf Media kembali menggelar Business Gathering berkolaborasi dengan Islamic Fashion Institute (IFI), menghadirkan diskusi strategis seputar arah masa depan modest fashion. Acara ini menjadi ruang bertemunya pelaku industri, kreator, dan institusi pendidikan untuk membaca tren global salah satunya melalui trend prediction Pinterest dan menerjemahkannya ke dalam konteks fashion muslim yang relevan, berakar, dan berkelanjutan.

ROUNDED

Konsep ROUNDED menjadi benang merah diskusi sebuah penghormatan pada siklus mode yang tak pernah benar-benar pergi. Inovasi bukan pemutus sejarah, melainkan dialog antara memori, warisan, dan evolusi modern.

Fashion muslim terus mencipta hal baru, namun sejatinya sedang mengingat kembali. Warisan hadir lewat tekstur alami, siluet longgar yang bersahaja, dan detail yang menjaga kehormatan tanpa banyak bicara. Sementara modernitas menyempurnakannya melalui presisi, teknologi, keberlanjutan, dan fungsi.

Tren Mode Muslim 2026

1. Kode Khaki — Utilitarian Explorer

Image: IFI

Terinspirasi dari lanskap gurun, perjalanan, dan semangat eksplorasi, Kode Khaki merepresentasikan fashion muslim yang fungsional namun tetap estetis. Siluet longgar dengan detail utilitarian seperti kantong, layering ringan, dan potongan praktis menjadi fokus utama. Palet warna earthy khaki, cokelat pasir, olive, hingga krem menghadirkan kesan membumi sekaligus tahan waktu. Tren ini juga menekankan aspek keberlanjutan melalui pemilihan material yang awet dan multifungsi.

2. Sejuk Elegan — Ice Tone & Blue Serenity

Image: IFI

Nuansa biru dingin dan palet ice tone terinspirasi dari laut, langit, dan terumbu karang. Tren ini menghadirkan rasa tenang, bersih, dan refined dalam busana muslim. Siluet tampil lebih rapi dan minimal, dipadukan dengan material ringan seperti chiffon, satin matte, dan organza lembut. Sejuk Elegan menjadi representasi keseimbangan antara ketenangan visual dan keanggunan modern.

Baca juga  Menghadirkan 200 Desainer Lokal, Indonesia Fashion Week 2023 Siap Digelar

3. Pesona Galaksi — Futuristic Ethereal

Image: IFI

Pesona Galaksi menghadirkan eksplorasi futuristik yang lembut dan tidak agresif. Gradasi kosmik, kilau halus, serta potongan arsitektural diterjemahkan ke dalam busana yang tetap modest dan wearable. Elemen teknologi material berpadu dengan estetika etereal, menciptakan tampilan yang modern, ringan, dan berani namun tetap berakar pada nilai kesopanan.

4. Berbros — Heritage Accent

Image: IFI

Bros kembali hadir sebagai elemen penting dalam styling fashion muslim. Tidak sekadar aksesori, bros menjadi simbol warisan dan identitas. Dalam tren ini, bros dimaknai ulang melalui desain modern mix material, bentuk abstrak, hingga penempatan yang lebih ekspresif. Berbros menjadi penghubung antara tradisi dan gaya kontemporer.

5. Jejak Rimba — Nature & Sustainability

Image: IFI

Terinspirasi dari hutan, flora, dan fauna, Jejak Rimba menonjolkan motif organik, tekstur alami, serta warna tanah seperti hijau lumut, cokelat kayu, dan terracotta. Tren ini menegaskan komitmen terhadap sustainability dan kesadaran lingkungan. Busana tidak hanya indah secara visual, tetapi juga membawa pesan tanggung jawab terhadap alam.

6. Nuansa Puitis — Soft Intellectual

Image: IFI

Nuansa Puitis merepresentasikan sisi reflektif dan intelektual dalam fashion muslim. Siluet sederhana diperkaya detail halus, permainan lipit, dan warna pastel lembut. Estetika ini menghadirkan kesan tenang, dewasa, dan berlapis makna—sebuah gaya yang berbicara perlahan namun meninggalkan kesan mendalam.

7. Romantisme Kegelapan — Refined Gothic

Image: IFI

Palet gelap seperti hitam, plum, dan midnight blue diterjemahkan secara lembut dan elegan. Tekstur kaya dan potongan clean menciptakan kesan kuat tanpa terasa berat. Romantisme Kegelapan menghadirkan keanggunan yang tenang, understated, dan penuh karakter.

Baca juga  Highlight Perjalanan Kami di Panggung Fashion Show Paris dan London dalam Film Dokumenter

8. Glamorista — Quiet Luxe

Image: IFI

Glamorista mengusung kemewahan yang tidak berisik. Kilau terkurasi, siluet tegas, dan detail minimal menjadi kunci utama. Tren ini mencerminkan kepercayaan diri dan kedewasaan, menghadirkan busana muslim yang elegan, modern, dan berkelas tanpa harus berlebihan.

9. Sahabat Pena — Vintage Nostalgic

Image: IFI

Terinspirasi dari surat, arsip lama, dan storytelling personal, Sahabat Pena menghadirkan sentuhan vintage yang hangat. Detail patchwork, layering ringan, dan palet warna lembut menciptakan romantisme masa lalu yang dihadirkan kembali dalam bingkai modern.

10. Nostalgia Mini — Childhood Memory

Image: IFI

Tren ini mengangkat memori masa kecil melalui warna lembut, detail playful, dan sentuhan manis yang lebih dewasa. Nostalgia Mini menghadirkan rasa hangat dan ceria tanpa kehilangan kedewasaan, cocok untuk interpretasi modest fashion yang segar.

11. Elastis Estetis — Clean Playful

Image: IFI

Bentuk membulat, warna cerah, dan material lentur menjadi ciri khas Elastis Estetis. Tren ini memadukan kesan playful dan modern dengan pendekatan fungsional. Hasilnya adalah busana yang ringan, fleksibel, dan eye-catching, namun tetap nyaman dikenakan sehari-hari.

Melalui Business Gathering ini, Scarf Media dan Islamic Fashion Institute menegaskan bahwa masa depan fashion muslim terus bergerak maju tanpa meninggalkan nilai, memori, dan identitas yang menjadi akarnya.

Konsep ROUNDED hadir sebagai refleksi bahwa tren adalah siklus pemaknaan menghubungkan eksplorasi visual, kesadaran berkelanjutan, dan kedalaman makna dalam modest fashion.

Lebih dari sekadar diskusi, Business Gathering ini menjadi ruang bertemunya ide, kolaborasi, dan inspirasi bagi ekosistem fashion muslim untuk melangkah menuju masa depan yang relevan dan bermakna.

Translate »