Punya Banyak Kekhawatiran? Kenali Doa Nabi Yunus AS dan Keutamaannya

Rasa khawatir menjadi bagian dari kehidupan manusia. Ada kalanya seseorang merasa cemas menghadapi masalah, bingung menentukan langkah, atau berada dalam situasi yang seolah tidak memiliki jalan keluar. Dalam kondisi seperti ini, seorang Muslim dapat kembali mengingat Allah melalui doa dan dzikir.

Salah satu doa yang dikenal luas dalam Islam adalah doa Nabi Yunus AS ketika berada dalam perut ikan. Doa tersebut tercantum dalam Al-Qur’an dan mengandung pengakuan atas keesaan Allah, penyucian-Nya, sekaligus pengakuan atas kesalahan diri.

a person holding a book in their hands
Image: SERHAT TUĞ/Unsplash

Doa Nabi Yunus AS

Doa Nabi Yunus AS disebutkan dalam QS Al-Anbiya ayat 87:

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin: La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minaz-zalimin.

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”

Doa tersebut dipanjatkan Nabi Yunus AS setelah beliau meninggalkan kaumnya dan kemudian ditelan oleh ikan. Dalam keadaan penuh kesulitan dan kegelapan, Nabi Yunus AS mengakui keagungan Allah sekaligus menyadari kesalahannya.

Baca juga  Doa Untuk Kelancaran Dalam Segala Urusan
white printer paper on brown wooden table
Image: Sidik Kurniawan/Unsplash

Mengandung Pengakuan dan Taubat

Doa Nabi Yunus AS tidak hanya berisi permohonan agar kesulitan segera berakhir. Di dalamnya terdapat tiga pesan penting: mengakui bahwa hanya Allah yang berhak disembah, menyucikan Allah dari segala kekurangan, serta mengakui kesalahan diri.

Hal ini menjadi pengingat bahwa ketika menghadapi persoalan, seorang Muslim tidak hanya memohon pertolongan, tetapi juga dapat melakukan introspeksi dan memperbanyak taubat.

Keutamaan Doa Nabi Yunus AS

Keutamaan doa Nabi Yunus AS juga disebutkan dalam sebuah hadis. Rasulullah SAW bersabda bahwa doa tersebut merupakan doa Nabi Yunus AS, dan tidaklah seorang Muslim berdoa dengannya untuk suatu keperluan, melainkan Allah akan mengabulkannya. Hadis ini diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.

Baca juga  Pandangan Body Shaming dalam Kacamata Islam

Meski demikian, pengabulan doa tetap merupakan hak Allah. Doa bukan berarti setiap keinginan akan terwujud persis seperti yang diminta. Karena itu, mengamalkan doa ini dapat menjadi bentuk ikhtiar sekaligus cara seorang Muslim menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah.

Bisa Diamalkan Saat Menghadapi Kesulitan

Tidak ada keharusan menunggu berada dalam masalah besar untuk membaca doa Nabi Yunus AS. Seorang Muslim dapat mengamalkannya sebagai bagian dari doa dan dzikir, terutama ketika sedang menghadapi kesulitan, merasa tertekan, atau membutuhkan pertolongan Allah.

Lebih dari sekadar rangkaian kalimat, doa Nabi Yunus AS mengajarkan tentang tauhid, tasbih, pengakuan atas kesalahan, dan harapan kepada pertolongan Allah. Kisahnya juga menjadi pengingat bahwa sebesar apa pun kesulitan yang dihadapi, manusia tetap memiliki tempat untuk kembali dan memohon kepada Allah.

Translate »