Tanjung Verde atau Cape Verde adalah negara kepulauan di lepas pantai barat Afrika yang kini makin banyak dilirik wisatawan dunia. Perpaduan pantai tropis yang cantik, lanskap vulkanik, gurun pasir, hingga budaya hasil campuran Afrika dan Portugal membuat destinasi ini terasa unik dan berbeda dari kebanyakan negara wisata lainnya.
Belakangan, nama Tanjung Verde juga ikut mencuri perhatian setelah menjadi sorotan dalam ajang Piala Dunia 2026. Mengutip panduan wisata Barceló, daya tarik utama negara ini memang terletak pada alamnya yang masih alami serta kekayaan budayanya yang kuat, sehingga membuatnya semakin populer di mata wisatawan internasional.
Berikut lima destinasi terbaik di Tanjung Verde yang sudah dirangkum Scarf Media dan layak kamu pertimbangkan untuk liburan berikutnya.
1. Cidade Velha, Jejak Kota Kolonial yang Penuh Sejarah
Cidade Velha di Pulau Santiago merupakan bekas ibu kota tertua Tanjung Verde yang sudah berdiri sejak abad ke-15. Kawasan ini menyimpan banyak cerita sejarah karena menjadi titik penting pertemuan budaya Afrika dan Eropa pada masa kolonial.

Saat berkunjung, wisatawan bisa menemukan benteng tua, gereja bersejarah, hingga jalanan berbatu yang masih mempertahankan nuansa klasiknya. Tidak heran jika kawasan ini masuk daftar situs warisan dunia UNESCO karena nilai sejarahnya yang sangat tinggi.
2. Gurun Viana, Hamparan Pasir Putih di Tengah Atlantik
Di Pulau Boa Vista, terdapat lanskap unik bernama Viana Desert. Gurun ini terbentuk dari pasir Sahara yang terbawa angin selama ratusan tahun, menciptakan pemandangan yang tidak biasa untuk wilayah kepulauan.

Viana Desert menawarkan hamparan bukit pasir putih yang kontras dengan langit biru Samudra Atlantik. Tempat ini sering jadi favorit wisatawan untuk foto, sandboarding, atau sekadar menikmati suasana alam yang berbeda.
3. Boa Vista, Pantai Eksotis dan Habitat Penyu
Boa Vista dikenal sebagai salah satu pulau paling indah di Tanjung Verde. Pantainya panjang dengan pasir putih lembut dan air laut yang jernih, cocok untuk bersantai atau bermain air.

Menariknya, pulau ini juga menjadi lokasi penting bagi penyu laut yang datang untuk bertelur setiap tahun. Selain itu, wisatawan juga bisa menjelajahi desa tradisional hingga melihat bangkai kapal ikonik Cabo Santa Maria yang menjadi spot foto favorit.
4. Serra Malagueta, Surga Trekking di Tengah Alam Liar
Bagi pecinta alam dan petualangan, Serra Malagueta adalah destinasi yang sayang dilewatkan. Taman nasional ini menawarkan jalur pendakian dengan pemandangan pegunungan berbatu dan lembah hijau yang masih alami.

Dari puncaknya, pengunjung bisa melihat panorama laut Atlantik yang luas sekaligus menikmati udara segar khas pegunungan. Kawasan ini juga menjadi habitat berbagai spesies endemik yang dilindungi.
5. Praia, Kota Modern dengan Nuansa Budaya Kuat
Sebagai ibu kota, Praia menghadirkan perpaduan antara kehidupan modern dan sejarah kolonial. Kawasan Plateau menjadi pusat kota lama dengan bangunan berarsitektur klasik yang masih terjaga.

Sementara itu, Pasar Sucupira menawarkan suasana lokal yang hidup, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga budaya Kreol yang sangat terasa. Di sisi lain, pantai-pantai di sekitar kota juga cocok untuk menikmati sunset yang tenang.
Dari kota bersejarah, gurun pasir yang unik, pantai tropis, hingga pegunungan yang masih alami, Tanjung Verde menawarkan paket lengkap untuk wisatawan yang mencari pengalaman berbeda. Keindahan alamnya yang masih terjaga serta budaya lokal yang kuat membuat negara ini semakin berpotensi menjadi destinasi favorit di kawasan Atlantik dalam waktu dekat.








