Paris kembali menjadi saksi bagaimana modest fashion berkembang menjadi kekuatan global yang tak bisa dipandang sebelah mata. Dalam gelaran Paris Modest Fashion Week edisi ke-11 oleh Think Fashion, deretan brand dari berbagai negara hadir membawa identitas, cerita, dan pendekatan desain yang begitu beragam.
Acara ini akan berlangsung pada 16–18 April 2026 di Hôtel Le Marois, Paris, menghadirkan pengalaman fashion yang lebih dari sekadar visual tetapi juga dialog dan koneksi yang bermakna.
Mulai dari platform digital hingga luxury footwear, inilah 6 nama yang jadi highlight dan wajib masuk radar Scarflover.

Lamodesa (United State)


Lebih dari sekadar brand, Lamodesa adalah platform digital global yang mempertemukan desainer modest fashion dari seluruh dunia. Kehadirannya di Paris Modest Fashion Week terasa seperti momen puncak—di mana kreativitas lintas budaya bersatu dalam satu panggung megah.
Lamodesa menghadirkan perspektif baru bahwa modest fashion bukan hanya soal satu gaya, tapi sebuah ekosistem global yang terus tumbuh dan saling terhubung.
Nada Puspita (Indonesia)

Nama Nada Puspita sudah tidak asing lagi di industri modest fashion. Berdiri sejak 2015, brand ini dikenal dengan estetika feminin dan sentuhan artistik yang khas.
Setiap koleksinya memadukan keanggunan dan inovasi melalui siluet kontemporer yang tetap berakar pada nilai modesty. Dengan jejak internasional dari New York hingga Dubai, Nada Puspita menjadi salah satu wajah Indonesia di panggung global.
Asmau Ardo (Nigeria – Italia)

Mengusung konsep luxury footwear, Asmau Ardo menawarkan sesuatu yang berbeda di runway modest fashion. Didirikan oleh Asma’u Haliru, brand ini menggabungkan warisan budaya Afrika dengan craftsmanship Italia.
Setiap sepatu dibuat secara handmade, mencerminkan keseimbangan antara kenyamanan, kemewahan, dan identitas. Ini menjadi bukti bahwa modest fashion juga merambah ke detail styling secara menyeluruh.
Asiyam (Australia)

Asiyam hadir dengan pendekatan desain yang sangat konseptual. Berbasis pada filosofi “fabric-first”, brand ini mengeksplorasi bagaimana material bergerak, jatuh, dan membentuk siluet.
Hasilnya adalah busana dengan controlled fluidity tenang, presisi, namun tetap memiliki kekuatan visual. Tak heran jika Asiyam juga mendapat pengakuan di ajang fashion bergengsi di Australia.
Fashion by Shehna (UAE)

Didirikan oleh Shehna Hussain, Fashion by Shehna dikenal lewat abaya yang refined dan elegan. Setiap desain mengutamakan kenyamanan tanpa mengorbankan estetika. Siluet yang bersih, detail yang halus, serta fleksibilitas penggunaan menjadikan brand ini relevan untuk perempuan modern yang aktif namun tetap ingin tampil anggun.
Soutoura (Prancis)

Sebagai brand yang lahir di Prancis, Soutoura membawa energi Parisian yang kuat namun dipadukan dengan sentuhan urban dan struktur yang tegas.
Permainan layering dan siluet bold menciptakan karakter yang berbeda merepresentasikan generasi baru perempuan yang percaya diri dalam mengekspresikan identitas, budaya, dan gaya secara bersamaan.

Paris Modest Fashion Week 2026 menghadirkan rangkaian acara yang tidak hanya berfokus pada runway, tetapi juga menjadi ruang bertemunya kreativitas, budaya, dan komunitas dalam satu panggung global. Selama tiga hari, para desainer, pelaku industri, hingga kreator dari berbagai negara berkumpul untuk berbagi perspektif melalui fashion show, talk show inspiratif, hingga showroom B2B eksklusif.
Runway Schedule
Day 1 — 16 April 2026
4 PM
- Sedzda Couture (Serbia)
- Nada Puspita (Indonesia)
- Soutoura (France)
- Hindomi (Qatar)
- Miha (Turkey)
6 PM
- Rogala Fashion House (Kuwait)
- Hilal Oguzkan (Turkey)
- Flaunt Archive (Nigeria)
- Warda of London (United Kingdom)
- Ozoda (Uzbekistan)
8 PM
- Arsumerzaeva (Russia)
- Summer Evenings (United States)
- Garzia (Turkey)
- Afrik Abaya (Nigeria)
Day 2 — 17 April 2026
4 PM
- Ayndeva (Russia)
- Mayovera (Turkey)
- Asmau Ardo (United Kingdom)
- Nour Turban (France)
6 PM
- Lila Cosmetics (Global)
- Afifa (Uzbekistan)
- Fashion by Shehna (UAE)
- Gvileti & Pkhamnot (Russia)
- Tug Fashion (Turkey)
8 PM
- Hamidi x Betül Saday (UAE)
- Dahlia Bridal (United Kingdom)
- Bintaberry (Nigeria)
- Muradym (Kazakhstan)
- Lamodesa (United States)
Dengan lineup yang semakin beragam, Paris Modest Fashion Week 2026 menegaskan bahwa modest fashion kini telah menjadi bahasa global. Bagi Scarflover, ini adalah momen untuk melihat bagaimana gaya, budaya, dan nilai berpadu dalam satu runway yang inspiratif.








