Bagi sebagian orang, parfum bukan sekadar wewangian, melainkan cara untuk menyimpan sebuah perjalanan, menghadirkan kembali memori, hingga merepresentasikan karakter personal. Pengalaman inilah yang dirasakan sejumlah Scarf Lover saat diundang oleh Bvlgari untuk menjelajahi dunia fragrance melalui Bvlgari Parfums Salone Olfattivo di Plaza Indonesia, Kamis, 17 September 2026.

Berkolaborasi dengan Scarf Media, acara ini turut dihadiri sosok-sosok familier dari komunitas Scarf Lover, di antaranya Imel PC, Tika Ramlan, Shafira Umm, Anggi Rantika, Ratna Feirita, Fannie Lubis, Cheryl Tanzil, dan lainnya. Para tamu diajak menikmati pengalaman fragrance yang lebih personal, mulai dari mengenal karakter berbagai kreasi Bvlgari, gemstone reading, hingga mencoba koleksi parfum yang menjadi bagian dari pengalaman eksklusif Salone Olfattivo.

Image: Scarf Media
Mengusung konsep yang terinspirasi dari atmosfer Bvlgari Hotel Roma, Salone Olfattivo menghadirkan nuansa warm earthy tones, sentuhan gold details, hingga immersive fragrance displays yang membawa pengunjung seolah memasuki sebuah perjalanan sensorik. Kehadiran ruang ini sekaligus memperkenalkan cara baru dalam menikmati koleksi parfum Bvlgari, tidak hanya melalui aroma, tetapi juga melalui cerita dan karakter di balik setiap kreasi.

Membawa Atmosfer Bvlgari Hotel Roma ke Plaza Indonesia
Konsep Salone Olfattivo memiliki akar yang kuat pada warisan Bvlgari sebagai maison perhiasan. Filosofi tersebut diterjemahkan melalui ruang yang mengajak pengunjung mengeksplorasi fragrance portfolio secara lebih personal, layaknya memilih sebuah jewellery piece yang merepresentasikan karakter pemakainya.

Image: Scarf Media
“Konsep ini adalah konsep desain pertama di Asia Tenggara. Inspirasinya diambil dari hotel Bvlgari di Roma atau Bvlgari Roma Hotel. Jadi, secara desain seperti itu. Kita memperkenalkan art of ingredients. Selain fragrance, juga ada lotion, candle, hand spray, dan lainnya. Di sini kita juga membawa Le Gemme, yang beberapa produknya eksklusif di Plaza Indonesia,” jelas Kay Lam, Senior Brand Marketing Manager Luxasia.

Mengenal Karakter Le Gemme

Salah satu pengalaman yang mencuri perhatian para Scarf Lover adalah eksplorasi Le Gemme, koleksi High Perfumery Bvlgari yang dikurasi dengan inspirasi dari kemewahan batu mulia dunia. Karakter dan energi dari batu alam kemudian diterjemahkan ke dalam racikan aroma dengan karakter yang kuat.
Menariknya, terdapat empat kreasi Le Gemme yang menjadi varian eksklusif dan hanya dapat ditemukan di ruang Bvlgari Parfums Salone Olfattivo Plaza Indonesia, yaitu Le Gemme Kobraa, Le Gemme Azaran, Le Gemme Orom, dan Le Gemme Yasep.
Setiap kreasi membawa kisah yang berbeda, terinspirasi dari batu permata langka sekaligus perjalanan menuju berbagai penjuru dunia. Dari karakter misterius hingga aroma yang sensual dan penuh energi, koleksi ini menjadi bentuk interpretasi kemewahan Bvlgari melalui dunia fragrance.
Le Gemme Kobraa mengambil inspirasi dari Snake Jasper yang melambangkan transformasi dan vitalitas. Perpaduan geranium yang segar, black frankincense dengan karakter smoky, serta oud yang kaya menghasilkan aroma yang misterius sekaligus memikat.
Sementara itu, Le Gemme Azaran merayakan energi dan cahaya Red Aventurine melalui saffron sebagai salah satu bintang utama komposisinya. Nuansa citrus yang cerah dan sentuhan woody yang hangat menghadirkan karakter aroma yang elegan sekaligus penuh energi.

Bagi pencinta aroma yang lebih sensual, Le Gemme Orom menawarkan interpretasi kemewahan modern melalui perpaduan bourbon vanilla, Siam benzoin, dan oud. Komposisinya menghasilkan wewangian yang kaya, lembut, sekaligus meninggalkan kesan mendalam.
Melengkapi keempat kreasi tersebut, Le Gemme Yasep terinspirasi dari Red Jasper yang diasosiasikan dengan keberanian dan pencapaian. Perpaduan mandarin yang berkilau, Sichuan pepper yang spicy, serta sentuhan woody menghasilkan aroma yang tegas namun tetap sophisticated.
Di antara koleksi tersebut, Le Gemme Tygar juga menjadi salah satu kreasi ikonik Bvlgari yang turut dieksplorasi para tamu. Perpaduan kontras antara kesegaran grapefruit dan kedalaman woody amber menghasilkan karakter aroma yang karismatik. Sementara bagi pencinta konsentrasi fragrance yang lebih pekat dan intens, Tygar Extrait turut menjadi bagian dari pengalaman para tamu di Salone Olfattivo.

Pengalaman Fragrance yang Lebih Personal
Namun, salah satu aroma yang paling menarik perhatian Scarf Lover justru hadir lewat Sahare Rose. Bagi para tamu, aroma ini tidak hanya menawarkan karakter floral, tetapi juga mampu menghadirkan kembali memori sebuah perjalanan.
Nuansa mawar di dalamnya terinspirasi dari bunga mawar yang tumbuh di Thaif, kawasan yang dikenal dengan perkebunan mawarnya. Karakter aromanya pun bagi sebagian tamu terasa familiar, bahkan mengingatkan pada suasana saat menjalani perjalanan Umrah.
“Kesempatan kali ini adalah untuk memperkenalkan suatu hal yang baru, yaitu Bvlgari Parfums yang salah satunya memiliki pengalaman berbeda ketika di-sniff. Ada aroma yang mengingatkan saya pada Thaif saat perjalanan Umrah. Untuk itu, bagi pengunjung bisa langsung menikmati pengalaman berbelanja sekaligus mendapatkan penawaran khusus,” jelas Temi Sumarlin, CEO Scarf Media.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu daya tarik dari fragrance, ketika sebuah aroma dapat membawa seseorang pada tempat, perjalanan, atau memori tertentu. Hal inilah yang coba dihadirkan melalui Salone Olfattivo, dengan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk tidak sekadar memilih parfum, tetapi menemukan cerita personal di baliknya.



Melalui kehadirannya di Plaza Indonesia, Bvlgari Parfums Salone Olfattivo memperluas pengalaman fragrance dengan pendekatan yang lebih immersive. Perpaduan antara heritage jewellery, art of ingredients, desain yang terinspirasi dari Bvlgari Hotel Roma, serta eksplorasi koleksi Le Gemme menjadikan fragrance sebagai sebuah perjalanan yang dapat dinikmati melalui berbagai indera.








