Memasuki hampir lima dekade perjalanannya, Everbest menghadirkan wajah baru yang lebih relevan dengan gaya hidup profesional urban masa kini. Merek alas kaki dan leather goods asal Asia Tenggara ini memperkenalkan koleksi Fall 2026 sekaligus menandai dibukanya kembali flagship store di Senayan City, Jakarta.
Perubahan ini hadir seiring dengan berkembangnya kebutuhan konsumen urban yang semakin selektif dalam memilih produk. Bagi Everbest, kebutuhan tersebut bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi juga menemukan produk yang memiliki desain tahan waktu, kualitas yang dapat diandalkan, serta detail craftsmanship yang mampu memberikan rasa percaya diri secara natural.

Menjaga Warisan, Membawa Semangat Baru
Perjalanan Everbest bermula jauh sebelum merek ini resmi diperkenalkan pada 1979. Akar ceritanya dapat ditelusuri hingga Hong Kong pada era 1960-an, ketika pendirinya, Andrew Lam, memulai kariernya di bawah bimbingan seorang pembuat sepatu ternama dari Shanghai.
Dari pengalaman tersebut, Andrew mempelajari berbagai aspek dasar pembuatan sepatu, mulai dari memilih material kulit yang sesuai hingga memastikan setiap jahitan dan konstruksi dikerjakan dengan presisi. Bahkan pada usia 16 tahun, ia telah dipercaya untuk mengelola sebuah pabrik.
Perjalanannya kemudian berlanjut ke Eropa untuk memperdalam pengetahuan mengenai konstruksi alas kaki. Pengalaman tersebut membentuk pendekatan Everbest yang memadukan standar craftsmanship Eropa dengan pemahaman terhadap karakteristik kaki, iklim, serta kebutuhan masyarakat Asia.
Hampir 50 tahun kemudian, Everbest berkembang menjadi salah satu merek yang telah memiliki jaringan luas di Asia Tenggara. Di Indonesia, Everbest kini hadir melalui lebih dari 60 toko di 30 kota. Konsumen juga dapat menemukan produknya melalui situs resmi Everbest dan sejumlah platform e-commerce.
Memasuki generasi berikutnya, Everbest melanjutkan perjalanan tersebut dengan perspektif yang lebih baru. Ian Lam, Direktur Everbest, mengatakan bahwa pengalamannya tumbuh bersama keluarga dan perusahaan turut membentuk cara pandangnya terhadap perkembangan merek.

“Sejak kecil, saya selalu mendengar bahwa sepatu harus pas di kaki, awet, dan dibuat tanpa jalan pintas,” ujar Ian Lam.
Menurutnya, prinsip dasar tersebut tetap menjadi bagian penting dari Everbest. Namun, perubahan perilaku konsumen membuat kebutuhan yang harus dijawab oleh sebuah produk juga ikut berkembang.
“Prinsip itu tidak berubah, yang berubah adalah pelanggan kami. Para profesional masa kini semakin selektif dan cermat dalam menentukan pilihan. Mereka memiliki ekspektasi bahwa produk yang mereka beli dapat menunjang aktivitas mereka sepanjang hari,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Everbest ingin memenuhi ekspektasi tersebut baik melalui pengalaman di toko maupun kanal digital, sembari mempertahankan kualitas yang selama ini menjadi bagian dari identitas merek.

Fall 2026, Ekspresi dari Arah Baru Everbest
Babak baru Everbest diterjemahkan melalui pendekatan desain yang menempatkan timelessness sebagai salah satu fondasinya. Produk dirancang agar dapat digunakan dalam berbagai situasi dan tidak bergantung pada tren yang cepat berganti.
Koleksi Fall 2026 menjadi koleksi lengkap pertama yang merepresentasikan arah tersebut. Rangkaian alas kaki dan tas di dalamnya dibuat untuk mendampingi berbagai aktivitas profesional urban, mulai dari menjalani rutinitas di kantor, menghadiri makan malam, melakukan perjalanan, hingga menikmati waktu santai di akhir pekan.
Koleksi ini diperkenalkan melalui kampanye “Soft Architecture: The Artistry Inside Everyday Life”, yang mengeksplorasi hubungan antara struktur dan kelembutan dalam kehidupan sehari-hari.
Celine Yong, Creative Director Everbest, menjelaskan bahwa proses kreatif koleksi tersebut berangkat dari pengamatan terhadap mobilitas dan keseharian konsumen masa kini.
“Seluruh produk yang kami rancang pada koleksi ini berangkat dari pengamatan kami terhadap bagaimana profesional urban menjalani kesehariannya. Ia bisa saja memulai hari dengan rapat dan mengakhirinya dengan makan malam bersama teman,” ujar Celine Yong.
Karena itu, menurutnya, produk Everbest perlu memiliki fleksibilitas untuk mengikuti berbagai aktivitas sekaligus tetap memberikan kenyamanan sepanjang hari. Di titik tersebut, pengalaman dan craftsmanship menjadi bagian penting dalam proses desain.
Pengalaman Baru di Dalam Toko
Perubahan yang dibawa Everbest tidak hanya terlihat melalui koleksi produknya. Pengalaman di dalam toko juga mendapat perhatian sebagai bagian dari identitas baru merek.
Konsep gerai Everbest kini bergerak melampaui fungsi sebagai ruang penjualan. Interiornya dirancang untuk menciptakan atmosfer yang lebih tenang, nyaman, dan memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk menikmati proses memilih produk.
Flagship store di Senayan City menjadi titik awal penerapan konsep tersebut sebelum secara bertahap diperluas ke toko-toko Everbest lainnya di Indonesia.
Memasuki gerai, pengunjung akan menemukan perpaduan warna putih hangat dan nuansa earthy yang dipadukan dengan elemen kayu serta aksen merah garnet. Komposisi tersebut menciptakan suasana yang lebih hangat dan rileks.
Alih-alih memenuhi seluruh ruang dengan produk, Everbest memilih pendekatan display yang lebih terkurasi. Produk ditempatkan dengan jarak yang memberikan ruang visual bagi pelanggan untuk mengamati material, bentuk, serta detail setiap item.
Di bagian tengah toko, ottoman berlapis beludru merah garnet menjadi area untuk beristirahat sekaligus mencoba produk dengan lebih nyaman. Pendekatan ini dirancang agar pelanggan dapat mengambil waktu untuk mengeksplorasi pilihan tanpa merasa terburu-buru.
Personalisasi sebagai Bagian dari Layanan
Selain desain ruang, pelayanan menjadi elemen lain yang diperkuat dalam konsep terbaru Everbest. Furnitur toko dilengkapi laci tersembunyi yang memungkinkan staf menghadirkan lebih banyak pilihan produk sesuai kebutuhan pelanggan.
Dengan pendekatan tersebut, proses berbelanja diharapkan menjadi lebih personal. Pelanggan tidak hanya melihat produk yang tersedia di area display, tetapi juga mendapatkan bantuan untuk menemukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas mereka.
Ke depan, pendekatan baru ini akan diterapkan secara lebih luas pada berbagai aspek Everbest, mulai dari koleksi dan desain toko hingga komunikasi serta pengalaman pelanggan.
Konsumen dapat menemukan ekspresi terbaru Everbest melalui jaringan tokonya di Indonesia, situs everbestgroup.com, serta koleksi Fall 2026 yang menjadi penanda awal perjalanan baru merek tersebut.








