Bawa Potensi Kreatif Indonesia ke Pasar Dunia, Gekrafs Perkuat Kolaborasi Internasional

Gekrafs memperluas jaringan perwakilan luar negeri dan menghadirkan Creative Village dalam rangkaian Hekrafnas 2026 untuk memperkenalkan produk kreatif unggulan Indonesia.

Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) terus memperkuat perannya dalam mendukung perkembangan industri kreatif Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas jaringan internasional melalui pembentukan 17 Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) untuk membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha ekonomi kreatif Tanah Air.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers Gekrafs yang berlangsung di Novotel Jakarta Pulomas, Jakarta Timur, pada Senin (19/10/2026). Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gekrafs, Temi Sumarlin, menjelaskan bahwa kehadiran DPLN menjadi bagian dari upaya organisasi dalam memperkuat akses pasar sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap pelaku usaha kreatif Indonesia.

Image: Gekrafs

“Saat ini juga ada 17 dewan perwakilan (Gekrafs) luar negeri. Memang di tahun pertama kami hadir adalah pelaku usaha ekonomi kreatif harus lebih dihargai,” kata Temi Sumarlin.

Menurut Temi, pengembangan ekonomi kreatif tidak cukup hanya berfokus pada penciptaan produk yang inovatif. Pelaku usaha juga membutuhkan dukungan untuk memperluas pemasaran, meningkatkan kapasitas bisnis, serta menjangkau konsumen di pasar internasional.

Baca juga  Event Virtual Gowes Wisata 2021 Resmi Dilaksanakan

Karena itu, Gekrafs berupaya membangun ekosistem yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari regulator, lembaga pembiayaan, perguruan tinggi, hingga jaringan internasional. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku ekonomi kreatif mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Dari Tujuh Anggota Menjadi Jaringan 44 Ribu Anggota

Sejak didirikan pada 2019, Gekrafs telah mengalami perkembangan yang signifikan. Organisasi ini yang awalnya memiliki sekitar tujuh anggota kini berkembang menjadi jaringan dengan total 44 ribu anggota dan pengurus yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia maupun luar negeri.

Pertumbuhan tersebut menjadi modal bagi Gekrafs untuk memperluas jangkauan program serta memperkuat kolaborasi dalam mendorong kemajuan industri kreatif nasional. “Kami juga membentuk Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) untuk mendorong nilai ekspor Indonesia di berbagai negara,” ucap Temi.

Image: Gekrafs

Ia menilai pelaku ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian nasional. Oleh karena itu, dukungan terhadap pengembangan produk, peningkatan kapasitas pelaku usaha, dan perluasan akses pemasaran perlu terus diperkuat agar potensi industri kreatif Indonesia dapat berkembang secara optimal.

Baca juga  JPO Kekinian Telah Diresmikan, Bagaimana Keindahan Desain Artistiknya?

“Pelaku ekonomi kreatif merupakan bagian penting dari penggerak perekonomian nasional. Potensi yang dimiliki para pelaku usaha perlu didukung melalui peningkatan kapasitas, pengembangan produk, dan perluasan akses pemasaran. Kami ingin ekonomi kreatif di Indonesia bisa berkelanjutan,” jelas Temi.

Buka Peluang Ekspor ke Berbagai Negara

Keberadaan DPLN juga diharapkan dapat menjadi penghubung antara pelaku usaha Indonesia dan pasar internasional. Melalui jaringan tersebut, Gekrafs berupaya membantu pelaku ekonomi kreatif memperkenalkan sekaligus memasarkan produknya ke berbagai negara.

Langkah ini membuka peluang bagi produk lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas, sekaligus mendorong terbentuknya kerja sama dengan mitra bisnis maupun berbagai pihak di luar negeri.

Dengan memperkuat jaringan global dan kolaborasi lintas sektor, Gekrafs berharap semakin banyak pelaku ekonomi kreatif Indonesia yang mampu mengembangkan bisnisnya, meningkatkan daya saing, serta membawa produk unggulan Tanah Air ke pasar internasional.

Sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026, Gekrafs juga akan menghadirkan Creative Village pada 21–25 Oktober 2026 di Hotel Kempinski Jakarta dan kawasan SCBD. Sementara itu, puncak perayaan pada 24 Oktober 2026 akan ditandai dengan peluncuran intellectual property (IP) terbaru Gekrafs sebagai maskot kreativitas dalam program Rekacipta Nusantara di Sampoerna Strategic Square.

Translate »