Bukan Sekadar Motif, Floral Bag Hadir dalam Beragam Bentuk dan Material

Detail bunga yang biasanya hadir sebagai motif kini mengambil bentuk baru, mulai dari appliqué tiga dimensi hingga siluet kelopak yang menjadikan handbag sebagai statement piece

Bunga dan fashion memang bukan kombinasi baru. Motif floral sudah lama menghiasi berbagai koleksi pakaian dan aksesori, menghadirkan kesan feminin, romantis, hingga playful. Namun kini, bunga tidak hanya hadir sebagai motif yang tercetak di permukaan tas. Detail tersebut mulai dibuat lebih nyata, bertekstur, bahkan menjadi bagian dari bentuk handbag itu sendiri.

Floral bag pun hadir dalam berbagai interpretasi. Ada tas dengan satu bunga berukuran besar yang menjadi focal point, ada yang dihiasi susunan kelopak, sementara desain lainnya mengambil bentuk bunga secara keseluruhan. Perubahan ini membuat floral bag terasa lebih dekat dengan sebuah objek fashion daripada sekadar aksesori pelengkap.

Salah satu teknik yang banyak memberikan efek tersebut adalah floral appliqué. Bunga dibuat terpisah kemudian diaplikasikan pada permukaan tas sehingga menciptakan dimensi. Detail seperti ini membuat handbag terlihat lebih hidup, terutama ketika kelopak dibuat bertumpuk atau sedikit terangkat dari permukaan.

Karakter akhirnya juga sangat bergantung pada material yang digunakan.

Baca juga  Bersiap Menantikan Pesta Fashion di JFW 2019
Image: Pinterest

Pada leather, misalnya, bentuk kelopak dapat dibuat lebih tegas dan sculptural. Permukaannya yang sleek memberikan kontras menarik dengan bentuk bunga yang biasanya identik dengan sesuatu yang lembut. Hasilnya terasa lebih polished dan sophisticated.

Sementara suede menawarkan pendekatan yang lebih subtle. Teksturnya yang lembut membuat detail bunga terlihat lebih understated, tetapi tetap memberikan dimensi ketika terkena cahaya.

Material seperti satin dan fabric memberikan kesan yang berbeda lagi. Bunga dapat dibuat dengan lipatan dan volume yang menyerupai kelopak asli, sehingga menghasilkan tampilan yang lebih romantic dan delicate. Untuk desain yang lebih playful, material seperti mesh, organza, crochet, hingga embellishment juga dapat digunakan untuk menciptakan tekstur yang lebih eksperimental.

Beberapa desainer bahkan menjadikan bunga sebagai struktur utama tas. Alih-alih sekadar menempelkan floral detail pada handbag, keseluruhan siluet dibuat menyerupai kelopak atau bunga yang sedang mekar. Pendekatan ini membuat tas terlihat seperti sebuah sculptural accessory yang bisa menjadi pusat perhatian dalam sebuah look.

Baca juga  Jakarta Fashion Week 2022 Usung Sustainable Fashion

Karakter tersebut juga dapat ditemukan dalam karya sejumlah desainer lokal. Peggy Hartanto, misalnya, kerap menghadirkan signature floral appliqué pada beberapa desain handbag-nya. Bunga tidak ditempatkan sekadar sebagai motif, tetapi menjadi detail dimensional yang memberikan karakter pada siluet tas.

Namun, daya tarik floral bag justru tidak berhenti pada tampilannya yang feminin. Tas dengan detail bunga yang cukup statement dapat dipadukan dengan outfit yang lebih clean untuk menciptakan kontras. Tailoring, oversized blazer, denim, atau dress dengan potongan minimalis dapat membuat handbag floral terlihat lebih modern tanpa terasa terlalu manis.

Bagi Scarflovers yang ingin mencoba tren ini, floral bag tidak harus selalu hadir dalam bentuk yang bold. Satu detail bunga pada handbag dengan siluet klasik pun sudah cukup untuk memberikan sentuhan baru pada penampilan. Karena kali ini, bunga bukan hanya sesuatu yang dikenakan tetapi juga bisa menjadi bagian paling menarik dari sebuah tas.

Translate »