Pernah terbangun di tengah malam tanpa alasan yang jelas? Alih-alih langsung kembali memejamkan mata, momen tersebut ternyata bisa dimanfaatkan untuk mengingat Allah. Dalam ajaran Islam, ada zikir yang dianjurkan ketika seseorang terbangun pada malam hari.
Amalan ini tergolong sederhana karena tidak membutuhkan waktu lama. Bahkan, seseorang tidak harus langsung beranjak dari tempat tidur untuk mengamalkannya. Hal yang terpenting adalah mengingat Allah dan mengucapkan zikir yang telah diajarkan Rasulullah saw.

Membaca Zikir Ketika Terbangun
Dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari, Rasulullah saw. mengajarkan zikir bagi seseorang yang terbangun pada malam hari. Zikir tersebut dimulai dengan kalimat tauhid dan pujian kepada Allah:
“La ilaha illallahu wahdahu la syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir.”
Artinya, tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan segala puji bagi-Nya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Setelah itu, seseorang dapat membaca “Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar, wa la hawla wa la quwwata illa billah.”
Zikir tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh kekuatan dan kemampuan pada akhirnya berada dalam kuasa Allah.

Bisa Dilanjutkan dengan Berdoa
Hadis tersebut juga menjelaskan keutamaan orang yang mengingat Allah ketika terbangun pada malam hari. Setelah membaca zikir, seseorang dapat memanjatkan doa sesuai kebutuhannya.
Jika ingin melanjutkan dengan salat malam, kesempatan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk berwudu dan mengerjakan salat. Jadi, terbangun secara tidak sengaja pada malam hari tidak harus dianggap sebagai gangguan waktu tidur.
Tidak Harus Menunggu Terbangun untuk Tahajud
Amalan ini juga berbeda dengan salat tahajud yang dilakukan setelah tidur. Seseorang yang hanya terbangun sebentar tetap dapat mengamalkan zikir tersebut tanpa harus memaksakan diri untuk melakukan ibadah dalam waktu yang lama.
Kebiasaan sederhana ini dapat menjadi cara untuk menjadikan momen terbangun di malam hari sebagai kesempatan mengingat Allah. Setelah itu, jika tubuh masih membutuhkan istirahat, seseorang dapat kembali tidur.
Jadikan Momen Singkat Lebih Bermakna
Terbangun tengah malam mungkin terlihat seperti kejadian biasa. Namun, bagi seorang Muslim, momen tersebut dapat menjadi pengingat untuk berhenti sejenak dari aktivitas dunia dan mengingat Allah.
Tidak perlu menunggu suasana hati sempurna atau memiliki waktu panjang untuk beribadah. Dengan beberapa kalimat zikir dan doa, waktu singkat sebelum kembali tidur pun dapat diisi dengan ibadah.
Jadi, jika Scarf Lover tiba-tiba terbangun malam ini, jangan buru-buru kembali tidur. Luangkan beberapa saat untuk berdzikir, berdoa, dan mengingat Allah. Bisa jadi, momen singkat tersebut justru menjadi salah satu waktu yang paling bermakna dalam malam.








