Knitwear bukan lagi sekadar pilihan busana untuk menghangatkan tubuh. Di dunia luxury fashion, sweater, cardigan, hingga knitted accessories telah berkembang menjadi fashion statement yang mengedepankan kualitas material, craftsmanship, dan desain yang timeless.
Mulai dari cashmere ultra-soft hingga permainan warna dan motif yang berani, sejumlah luxury brand menawarkan interpretasi berbeda terhadap knitwear. Jika ingin mengenal nama-nama yang patut masuk radar, berikut 10 luxury knitwear brands yang menarik untuk diketahui.
1. Loro Piana

Nama Loro Piana sudah sangat lekat dengan kemewahan berbasis material. Brand asal Italia ini dikenal menggunakan berbagai serat premium, mulai dari cashmere, baby cashmere, vicuña, hingga extrafine wool.
Koleksi knitwear-nya hadir dalam bentuk sweater, cardigan, turtleneck, hingga knitted trousers dengan desain yang relatif minimalis. Kekuatan Loro Piana justru terletak pada kualitas material dan siluet yang timeless, sehingga cocok untuk pencinta gaya quiet luxury.
2. The Elder Statesman

Jika luxury knitwear identik dengan tampilan minimalis, The Elder Statesman hadir dengan pendekatan yang lebih playful. Brand asal Los Angeles ini dikenal melalui penggunaan cashmere berkualitas tinggi yang diterjemahkan menjadi pakaian dengan warna, motif, dan tekstur yang distinctive.
Koleksinya memberikan kesan elevated yet effortless, dengan pilihan seperti oversized pullover dan cardigan yang dapat digunakan untuk tampilan santai hingga lebih polished.
3. Madeleine Thompson

Madeleine Thompson merupakan British luxury cashmere brand yang menarik perhatian melalui perpaduan material premium dengan desain yang contemporary dan berani.
Berbeda dari knitwear yang hanya bermain pada warna netral, brand ini dikenal dengan eksplorasi pattern dan warna yang membuat cashmere terasa lebih ekspresif. Madeleine Thompson juga memproduksi knitwear secara in-house dan menerapkan produksi terbatas untuk menghindari overproduction.
4. Barrie

Berbasis di Paris dengan proses knitting di Skotlandia, Barrie memiliki sejarah panjang dalam craftsmanship cashmere. Manufakturnya di Hawick telah berdiri sejak 1903 dan kini menjadi salah satu rumah Métiers d’Art milik Chanel.
Barrie menarik karena berhasil mempertemukan teknik tradisional dengan pendekatan desain modern. Salah satu contohnya adalah permainan trompe-l’œil yang menerjemahkan elemen klasik ke dalam knitwear cashmere.
5. Brunello Cucinelli

Untuk pencinta quiet luxury, Brunello Cucinelli merupakan nama yang sulit dilewatkan. Brand asal Italia ini menawarkan knitwear dengan estetika sophisticated melalui material seperti pure cashmere.
Salah satu kekuatannya adalah desain yang terlihat sederhana tetapi memiliki detail halus. Bahkan sweater cashmere klasiknya dilengkapi detail refined yang membuat basic knitwear terasa lebih elevated. Produk-produknya juga dibuat di Solomeo, Italia.
6. The Row

The Row dikenal dengan pendekatan minimalis yang sangat refined. Knitwear menjadi salah satu kategori yang mencerminkan karakter brand ini melalui siluet clean, warna understated, dan material berkualitas.
Sweater atau cardigan dari The Row dapat menjadi pilihan bagi mereka yang ingin membangun wardrobe dengan konsep less is more. Tidak terlalu banyak detail, tetapi tetap memberikan kesan polished.
Jadi, jika ingin berinvestasi pada knitwear, tidak ada salahnya melihatnya sebagai long-term wardrobe investment. Pilih material berkualitas, desain yang sesuai personal style, dan tentu saja, rawat dengan tepat agar tetap nyaman dan indah digunakan dalam waktu lama.








