Panduan Memilih Foundation untuk Olive Undertone

Agar Hasil Makeup Lebih Tepat

Memilih foundation sering kali menjadi tantangan, terutama bagi pemilik olive undertone. Tidak sedikit yang merasa foundation terlihat terlalu kuning, terlalu merah muda, bahkan berubah menjadi abu-abu setelah diaplikasikan. Padahal, masalahnya bukan selalu pada warna kulit (skin tone), melainkan pada undertone yang dimiliki.

Olive undertone belakangan semakin banyak diperbincangkan di media sosial karena semakin banyak orang menyadari bahwa warna dasar kulit mereka berbeda dari kategori warm maupun cool. Jika Anda termasuk pemilik olive undertone, berikut panduan memilih foundation yang tepat.

Image: Scarf Media

Kenali Ciri-Ciri Olive Undertone

Olive undertone memiliki nuansa hijau, keemasan, atau sedikit abu pada warna dasar kulit. Kulit dengan undertone ini bisa terlihat berbeda tergantung pencahayaan, terkadang tampak kekuningan, terkadang sedikit kehijauan.

Beberapa ciri yang sering dimiliki pemilik olive undertone antara lain:

  • Pembuluh darah di pergelangan tangan terlihat campuran hijau dan biru.
  • Perhiasan emas maupun perak sama-sama terlihat cocok.
  • Kulit mudah berubah menjadi abu saat memakai foundation dengan undertone pink.
  • Warna olive, khaki, emerald, atau cokelat hangat biasanya membuat wajah terlihat lebih segar.
Baca juga  Tradisi Henna Tattoo Saat Lebaran

Hindari Foundation yang Terlalu Pink

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah memilih foundation dengan undertone cool atau pink. Shade seperti ini dapat membuat wajah terlihat kusam atau keabu-abuan karena tidak menyatu dengan warna dasar kulit.

Sebaliknya, hindari juga foundation yang terlalu kuning terang apabila hasil akhirnya membuat wajah tampak terlalu kontras dibanding leher.

Cari Shade dengan Label Olive atau Neutral Olive

Kini semakin banyak brand kosmetik yang menghadirkan shade khusus untuk olive undertone. Jika tersedia, carilah foundation dengan keterangan seperti Olive, Neutral Olive, Golden Olive, atau Warm Olive.

Apabila tidak ada pilihan tersebut, shade neutral biasanya menjadi alternatif yang lebih aman dibandingkan shade yang terlalu pink.

Jangan Hanya Mencoba di Punggung Tangan

Banyak orang masih menguji foundation di punggung tangan, padahal warna kulit pada area tersebut sering kali berbeda dengan wajah.

Cara yang lebih tepat adalah mengaplikasikan beberapa shade di area rahang (jawline). Pilih warna yang tampak paling menyatu dengan kulit wajah dan leher saat dilihat di bawah cahaya alami.

Baca juga  Rahasia Makeup Buat Bibir Lebih Tipis

Perhatikan Hasil Setelah Beberapa Jam

Foundation dapat mengalami oksidasi, yaitu perubahan warna setelah bercampur dengan minyak alami kulit. Karena itu, jangan langsung memutuskan membeli hanya beberapa menit setelah mencoba produk.

Tunggu sekitar 15–30 menit untuk melihat apakah warnanya tetap sesuai atau justru berubah menjadi lebih gelap maupun keabu-abuan.

Sesuaikan dengan Jenis Kulit

Selain shade, pilih formula foundation yang sesuai dengan kondisi kulit agar hasil makeup lebih maksimal.

  • Kulit berminyak: pilih foundation matte atau oil control agar makeup lebih tahan lama.
  • Kulit kering: gunakan foundation dengan hasil dewy atau hydrating untuk menjaga kelembapan.
  • Kulit kombinasi: pilih formula natural finish yang seimbang dan nyaman dipakai sepanjang hari.

Memahami undertone merupakan langkah penting untuk mendapatkan complexion yang tampak natural. Bagi pemilik olive undertone, memilih foundation bukan hanya soal terang atau gelapnya warna, tetapi juga keseimbangan warna dasar agar hasil makeup menyatu dengan kulit. Dengan mengenali undertone dan mencoba shade secara tepat, Anda bisa mendapatkan foundation yang membuat wajah terlihat lebih segar tanpa efek abu-abu maupun belang.

Translate »