Tak ada yang menyangka, langkah yang dulu dimulai dari lapangan basket kini membawa Viknes Waren Mahaputra ke salah satu panggung mode bergengsi dunia. Model asal Indonesia ini kembali mencuri perhatian setelah dipercaya tampil dalam peragaan busana terbaru Jacquemus bertajuk “Le Bonheur”, yang digelar di Prancis.
Bagi pencinta basket, nama Viknes mungkin sudah tidak asing. Sebelum berkarier sebagai model, ia dikenal sebagai pebasket berbakat asal Yogyakarta. Alumnus SMA Budi Mulia 2 Yogyakarta tersebut pernah memperkuat tim sekolahnya dalam ajang Honda DBL DI Yogyakarta pada musim 2017 dan 2018. Berkat penampilannya yang impresif, ia berhasil meraih gelar Most Valuable Player (MVP) pada 2018 sebelum mengikuti DBL Camp di Surabaya.

Meski memiliki masa depan yang menjanjikan di dunia olahraga, Viknes justru memilih arah yang berbeda. Keinginannya untuk melanjutkan pendidikan di Prancis membuka jalan menuju dunia yang sama sekali baru. Dari sanalah ia mulai menekuni industri fashion hingga akhirnya mendapat kesempatan bekerja bersama sejumlah rumah mode internasional.
Pencapaian terbarunya hadir lewat peragaan busana “Le Bonheur”, koleksi terbaru Jacquemus yang mengangkat tema tentang kebahagiaan. Koleksi ini menampilkan rancangan khas Simon Porte Jacquemus yang terinspirasi dari suasana pedesaan Prancis, dipadukan dengan siluet minimalis yang selama ini menjadi identitas rumah mode tersebut.

Bisa tampil di runway Jacquemus tentu bukan pencapaian yang datang begitu saja. Rumah mode asal Prancis itu dikenal selektif dalam memilih model dan selalu menghadirkan presentasi busana dengan konsep artistik yang menjadi sorotan industri fashion dunia. Kehadiran Viknes di runway tersebut pun menjadi pencapaian tersendiri, sekaligus menambah daftar talenta Indonesia yang sukses menembus panggung mode internasional.
Di luar dunia modeling, Viknes juga dikenal memiliki ketertarikan pada seni dan desain. Minat tersebut menjadi salah satu alasan yang mendorongnya memilih Prancis sebagai tempat untuk mengembangkan diri. Meski kini berkarier di panggung internasional, ia tetap kerap membagikan kesehariannya yang sederhana melalui media sosial, membuat sosoknya terasa dekat dengan para pengikutnya.


Perjalanan Viknes menjadi bukti bahwa sebuah perubahan arah bukan berarti meninggalkan mimpi. Justru, keberanian untuk mencoba hal baru dapat membuka peluang yang sebelumnya tak pernah terpikirkan. Dari seorang MVP basket di Yogyakarta hingga melangkah di runway Jacquemus, kisahnya menunjukkan bahwa kerja keras, konsistensi, dan keberanian mengambil kesempatan mampu membawa seseorang melampaui batas yang pernah ia bayangkan.








