Tren Baju Kurung Malaysia dan Sumatera, dengan Versi Modest Wear yang Timeless

Dua warisan Melayu dengan karakter warna dan detail yang unik.

Belakangan ini, tren baju kurung kembali mencuri perhatian. Banyak brand modest fashion mulai merilis koleksi kurung untuk Ramadan dan momen festive, membuat siluet klasik ini terasa relevan lagi dengan gaya perempuan saat ini.

Tren ini memang kuat dipengaruhi oleh Malaysia. Di sana, baju kurung sudah menjadi bagian dari identitas busana Melayu yang sangat lekat, bahkan kini brand lokal menjadi terinspirasi utama banyak koleksi modest wear modern.

Namun yang menarik, baju kurung sebenarnya bukan hanya milik Malaysia. Indonesia, khususnya wilayah Sumatera yang juga berakar dari budaya Melayu, punya versi baju kurung dengan ciri khas yang berbeda.

Baju kurung Malaysia identik dengan tampilan yang lebih rapi dan serasi. Salah satu aturan estetik yang paling kuat adalah setelan atas dan bawahnya biasanya dibuat dalam tone warna yang sama. Jika atasannya kuning, maka bawahannya pun kuning. Jika memilih biru, maka keseluruhan look akan tetap biru. Kesan yang muncul adalah elegan, clean, dan harmonis dalam satu palet.

Baca juga  Klamby Hadirkan Scarf Solidaritas Bentuk Dukungan Palestina

Sementara itu, baju kurung Sumatera justru hadir dengan karakter yang lebih kaya dan fleksibel. Di beberapa daerah Melayu Sumatera, baju kurung tidak harus dibuat satu set warna senada. Atasan bisa polos, sementara bawahan bisa dipadukan dengan kain bercorak atau songket khas daerah. Mix and match ini membuat tampilannya terasa lebih berlapis, lebih tradisional, sekaligus penuh identitas lokal.

Jika baju kurung Malaysia terasa seperti simbol modest wear modern yang sleek dan minimal, maka baju kurung Sumatera membawa nuansa heritage yang lebih kuat bukan sekadar outfit, tetapi bagian dari budaya yang hidup dalam kain dan detailnya.

Baca juga  Ide Outfit Colorful Bareng Pasangan Ala Tasyi Athasyia

Fenomena ini menarik, karena meski tren kurung belakangan datang dari Malaysia dan begitu cepat diterima di Indonesia, sebenarnya kita juga punya akar yang sama. Baju kurung di Sumatera sudah lama hadir, hanya saja kini mulai mendapat ruang baru dalam dunia fashion yang lebih luas.

Pada akhirnya, baju kurung Malaysia dan Sumatera sama-sama lahir dari budaya Melayu, namun berkembang dengan ekspresi yang berbeda. Dua karakter, dua estetika, tetapi tetap dalam satu benang merah modest fashion yang anggun dan timeless.

Translate »