Saat ini pasar didominasi konsumen Gen Z. Konsumen Gen Z sangat bergantung pada media sosial dan influencer, mengutamakan autentisitas dan transparansi merek, peduli isu sosial dan lingkungan (berkelanjutan), serta mencari pengalaman yang dipersonalisasi, meskipun mereka juga bisa impulsif dalam berbelanja online dan kurang loyal pada satu merek, menginginkan kemudahan mobile payment, serta konten yang cepat dan menghibur. (source by Markplus – Dentsu) . Dengan begitu brand-brand harus mempersiapkan diri untuk menghadapi konsumen Gen Z yang memikili spesifik karakter menurut Mark Plus dan Dentsu sebagai berikut :
- Digital Natives & Mobile-First: Tumbuh dengan internet, mahir teknologi, dan lebih suka belanja online via smartphone.
Media Sosial sebagai Toko: Menggunakan Instagram, TikTok, dll., untuk riset produk, inspirasi, bahkan pembelian langsung (social commerce).
Sangat Dipengaruhi Influencer & Ulasan: Percaya pada rekomendasi influencer dan ulasan pengguna, bukan iklan tradisional. - EMencari Keaslian (Authenticity): Mudah mengenali pemasaran palsu, menuntut merek jujur dan transparan. Artinya Gen Z lebih mengapresia brand lokal dari pada produk KW. Karena produk yang otentik lebih menarik bagi mereka.
- Peduli Isu Sosial & Lingkungan: Mendukung merek yang memiliki tanggung jawab sosial (CSR) dan ramah lingkungan, bersedia bayar lebih mahal untuk itu. Terbukti banyak brand memggunakan material ramah lingkungan jauh diminati dari produk yang hanya mengandalkan harga murah.
- Konten Singkat & Menghibur: Menyukai video pendek, konten visual, dan hiburan dalam pengalaman belanja. Mereka senang sesuat yang praktis, tidak suka mendalam, jadi pstikan campaign kita efektif untuk Gen Z.
- Multitasker: Terbiasa dengan banyak platform , jadi tidak ada yang identik dengan 1 platform saja. Mereka senang mencoba banyak hal.
5.Kurang Loyal & Mudah Berpindah: Cepat berpindah merek jika ada yang lebih menarik, harga lebih murah, atau ulasan lebih baik.
6.Mementingkan Nilai & Harga: Suka menabung, membandingkan harga, dan mencari nilai terbaik (harga vs kualitas). Pastikan produk kita memiliki kualitas yang bagus dengan harga yang sesuai.
7.Ingin Keterlibatan: Suka dilibatkan dalam proses kreatif merek (co-creator) atau memberikan masukan (review).
Gen Z ini hidup diera serba mudah informasinya, jadi pastikan brand Anda mudah untuk direach oleh mereka. Artinya pemanfaatan platform digital wajib untuk menjangkau mereka. Jika hal di atas sudah Anda lakukan tentu Anda sudah bisa menjadi brand yang dicintai oleh konsumen Gen Z.
TS









