Pemulihan Ekonomi Saat Transisi Pasca Pandemi

Realisasi Program Senilai 414,5 triliun pada 2023.

Program Pengendalian COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) memasuki masa transisi pasca pandemi sehingga pelaksanaannya menyesuaikan situasi pandemi dan tantangan ekonomi pada 2023.

Berdasarkan data Kemenko Perekonomian pada 26 Januari 2023, berikut realisasi Program PC-PEN yang dikutip dari Antara News, antara lain:

  1. Realisasi Program PC-PEN pada 2020 total sebesar Rp 575,9 triliun meliputi bidang pemulihan ekonomi sebesar Rp 296,6 triliun, bidang Perlinsos sebesar Rp 216,6 triliun, dan bidang kesehatan Rp 62,7 triliun.
  2. Realisasi Program PC-PEN pada 2021 total sebesar Rp 655,1 triliun meliputi bidang pemulihan ekonomi sebesar Rp 289,4 triliun, bidang Perlinsos sebesar Rp 167,7 triliun, dan bidang kesehatan Rp 198,1 triliun.
  3. Realisasi Program PC-PEN pada 2023 total sebesar Rp 414,5 triliun meliputi bidang pemulihan ekonomi sebesar Rp 190,2 triliun, bidang Perlinsos sebesar Rp 153,5 triliun, dan bidang kesehatan Rp 70,8 triliun.
Baca juga  Karena Amnesti, 600 Pejuang ISIL dibebaskan oleh Kurdi Suriah

Arah Pemulihan Ekonomi Nasional 2023, antara lain:

  1. Program penanganan kesehatan, perlindungan masyarakat dan pemulihan ekonomi dikembalikan ke kementerian/lembaga.
  2. Program bansos reguler dan subsidi tetap berjalan untuk menjaga daya beli masyarakat 
  3. Melanjutkan pemberian dukungan kepada masyarakat terdampak bencana alam
  4. Memperkuat  program Perlindungan Sosial Adaptif melalui perbaikan berbasis data.
Baca juga  Syarat Penumpang Penerbangan Internasional di Masa Pandemi Hingga 8 Februari 2021

Adapun upaya pengendalian pandemi dan pemulihan ekonomi, sebagai berikut:

  1. Mengkombinasikan berbagai kebijakan untuk mengambil keputusan.
  2. Memberi dukungan kepada masyarakat miskin hingga menengah atas.
  3. Perumusan kebijakan berbasis data lengkap berkualitas.
  4. Koordinasi intensif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
  5. Pemanfaat teknologi digital untuk meningkatkan ketepatan sasaran program.
  6. Mendorong inovasi dalam negeri, di antaranya pembuatan Vaksin Merah Putih

“Masa ini adalah masa transisi dan kita tetap harus waspada hati-hati dalam memutuskan kebijakan, utamanya ekonomi, yang sekarang ini kita berada pada posisi yang sangat baik,” terang Presiden Joko Widodo.

Translate »