Jangan Sepelekan, Susah Tidur Bisa Pengaruhi Kecantikan

Setiap orang berusaha mati-matian untuk bisa menjaga kecantikan. Namun, semua akan percuma jika ternyata ada ebebrapa hal sepele yang malah terabaikan, salah satunya urusan tidur. Dalam hal ini, tidur selain untuk mengistirahatkan badan,, juga berfungsi untuk masalah kesehatan.

Berikut dampak susah tidur yang berpengaruh terhadap kecantikan.

Membuat wajah lebih tua

Seseorang yang terkena insomnia atau susah tidur akan terlihat lebih tua dibanding orang yang tidak memiliki gangguan tidur. Orang yang mengalami insomnia berpotensi untuk mempunyai kerutan di wajah lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tidur dengan cukup. Saat tidur tubuh akan membentuk zat kolagen yang berguna untuk mencegah tubuh mengalami penuaan dini dengan cara menghalangi pembentukan kerutan di wajah. Namun saat waktu tidur terganggu, maka kolagen tidak dapat dibentuk dalam jumlah yang normal, karena itu kerutan yang terbentuk lebih banyak.

Baca juga  Bahaya Jika Bayi Menelan Pasta Gigi Terus-menerus

Muncul jerawat

Saat insomnia melanda, maka akan mempengaruhi kesehatan mental dan tanpa disadari Anda akan merasa depresi dan stress. Ini mengakibatkan hormon kortisol meningkatkan jumlahnya di dalam tubuh. Sementara, jumlah hormon kortisol yang terlalu tinggi akan menyebabkan tubuh rentan terhadap peradangan serta inflamasi, salah satunya adalah peradangan pada kulit.

Baca juga  6 Langkah Perawatan Kulit Rutin Untuk Acne-Fighter

Kulit Kusam

Efek kurang tidur juga akan berdampak pada warna kulit wajah yang semakin kusam, sistem kekebalan tubuh melemah, sehingga kemungkinan untuk terjadinya peradangan juga meningkat. Peningkatan peradangan ini mempengaruhi produksi kolagen serta asam hyaluronic yang berfungsi untuk mempertahankan kecerahan kulit. Semakin sedikit zat hyaluronic yang dimiliki tubuh, maka kulit akan menjadi semakin kusam.

Translate »