Menyambut momen Lebaran, Ria Miranda menghadirkan koleksi Raya terbarunya bertajuk “Lentera”, yang resmi dirilis pada 22 Januari 2026 silam di store Ria Miranda, Plaza Indonesia. Terinspirasi dari makna lentera sebagai simbol cahaya dan penuntun, koleksi ini merefleksikan semangat Lebaran sebagai momen kemenangan, harapan, dan kebersamaan yang dirayakan dalam suasana hangat dan penuh makna.

Koleksi “Lentera” tampil dengan karakter visual yang kuat melalui dominasi tren warna cerah. Palet seperti plump, peach, butter yellow, soft lime, hingga soft pink memberi kesan segar dan optimistis, selaras dengan nuansa festive Lebaran. Warna-warna terang tersebut dipadukan dengan spektrum yang lebih dalam seperti navy, charcoal, dan grey, menciptakan keseimbangan antara kelembutan dan ketegasan yang menjadi ciri khas rancangan Ria Miranda.

Dari sisi ragam produk, koleksi ini hadir lengkap dan inklusif. Beragam pilihan busana dihadirkan, mulai dari apparel, one set, skirt extender, dress galore, hingga abaya untuk perempuan. Untuk melengkapi momen Raya bersama keluarga, Ria Miranda juga menghadirkan koko, sarimbit, serta lini mothercare, mempertegas semangat Lebaran sebagai perayaan lintas generasi.

Ria Miranda selaku Creative Director & Founder of Ria Miranda mengatakan bahwa “Identitas desain koleksi “Lentera” semakin kuat melalui motif yang terinspirasi dari Islamic Kufic Calligraphy. Motif tersebut diolah secara modern dan halus, menghadirkan sentuhan spiritual yang relevan dengan momen Raya tanpa mengurangi kesan ringan dan wearable” jelasnya. Aplikasi motif ini berpadu dengan siluet lembut dan mengalir yang telah menjadi DNA Ria Miranda.
Pada lini Ria Miranda signature, warna soft pink kembali menjadi sorotan utama. Nuansa feminin ini diperkaya dengan sentuhan detail full beads yang diaplikasikan secara menyeluruh, menghadirkan kemewahan yang elegan namun tetap terasa refined. Detail tersebut memperlihatkan eksplorasi craftsmanship yang matang, sekaligus memperkuat kesan istimewa pada busana Raya.
Melalui koleksi “Lentera”, Ria Miranda tidak sekadar menghadirkan busana Lebaran, melainkan sebuah narasi tentang cahaya cahaya yang menyatukan spiritualitas, estetika, dan perayaan. Dirilis di jantung pusat mode Jakarta, koleksi ini menjadi representasi bagaimana busana Raya dapat tampil festive, bermakna, dan relevan dengan gaya hidup modern, sekaligus mengajak setiap pemakainya merayakan Lebaran dengan sinar yang lebih terang.









