Kemegahan Ramadan terasa semakin istimewa lewat gelaran Ramadan Pret a Porte, persembahan Agung Sedayu Group yang berkolaborasi dengan Scarf Media dan detikcom. Acara yang berlangsung pada 14–15 Februari 2026 di Menara Syariah ini sukses menghadirkan atmosfer perayaan Ramadan yang memadukan modest fashion, lifestyle, hingga pengalaman berbelanja yang eksklusif dalam satu ruang.

Selama dua hari, Ramadan Pret a Porte menjadi panggung bagi para pecinta modest fashion untuk menyaksikan langsung koleksi terbaru menyambut Ramadan dan Hari Raya. Rangkaian fashion show menghadirkan lima jenama ternama yang telah memiliki pengaruh kuat di industri fesyen muslim Indonesia.
Hari pertama dibuka dengan presentasi koleksi dari Jenna & Kaia, Kami., dan Klamby. Ketiganya menampilkan interpretasi Ramadan melalui siluet elegan, detail yang refined, serta palet warna yang merefleksikan kehangatan momen kebersamaan. Mulai dari permainan tekstur, potongan modest yang modern, hingga sentuhan embellishment yang sophisticated, koleksi-koleksi ini memperlihatkan bagaimana modest fashion terus berevolusi mengikuti kebutuhan perempuan masa kini.
Memasuki hari kedua, panggung diisi oleh by Dyah Ayu Andari dan Hearttroops. Keduanya menghadirkan pendekatan berbeda, mulai dari gaya yang feminin dan lembut hingga desain yang playful namun tetap syar’i. Koleksi yang ditampilkan tak hanya relevan untuk Hari Raya, tetapi juga versatile untuk berbagai momen spesial sepanjang Ramadan.
Tak hanya menghadirkan fashion show, Ramadan Pret a Porte juga diramaikan dengan bazaar yang menawarkan beragam produk modest fashion, aksesori, parfum, hingga pilihan F&B. Konsep ini menjadikan acara bukan sekadar ajang presentasi koleksi, melainkan destinasi lifestyle Ramadan yang menyatukan inspirasi gaya dan pengalaman berbelanja dalam satu waktu.
ehadiran para pemangku kepentingan industri turut menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan modest fashion nasional. Ibu Romi Astuti, Direktur Fesyen selaku Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), menyampaikan apresiasinya terhadap lima jenama yang tampil dalam Ramadan Pret a Porte.
“Lima jenama yang hadir hari ini menunjukkan bahwa modest fashion Indonesia terus bergerak ke arah yang lebih progresif. Mereka tidak hanya menghadirkan desain yang kuat secara estetika, tetapi juga mampu membaca kebutuhan pasar dan membawa modest fashion Indonesia semakin kompetitif, baik di dalam negeri maupun di panggung global,” ujarnya.
Menurutnya, konsistensi dalam kualitas, inovasi desain, serta kemampuan membangun identitas brand menjadi kunci agar modest fashion Indonesia terus berkembang dan memiliki daya saing yang berkelanjutan.
Ramadan Pret a Porte pun menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pelaku industri properti, media, pemerintah, serta brand fesyen mampu menciptakan ruang apresiasi yang berdampak nyata. Lebih dari sekadar perayaan menjelang bulan suci, acara ini menjadi simbol optimisme dan kematangan industri modest fashion Indonesia yang kian diperhitungkan.
Dilengkapi kemeriahan hiburan oleh Transbrother pada hari pertama, dan Nabila Ataqiyyah pada hari kedua.
Ramadan Pret a Porte didukung oleh BSN Bank Syariah Nasional selaku Official Bank Partner, Wardah selaku Official Makeup Partner, dan Supported by Watson, Desa Bunga, dan Naremax.









