Menyiapkan dana pensiun sering kali dianggap belum mendesak, terutama bagi pekerja muda. Padahal, kebutuhan hidup akan terus berjalan meskipun seseorang sudah tidak lagi bekerja. Mulai dari biaya makan, tempat tinggal, hingga kesehatan, semuanya membutuhkan perencanaan keuangan sejak dini.
Lantas, berapa dana pensiun yang ideal dan bagaimana cara menghitungnya?

1. Hitung Kebutuhan Hidup Bulanan
Langkah pertama adalah memperkirakan pengeluaran bulanan saat pensiun, mulai dari kebutuhan pokok, tagihan rumah tangga, hingga biaya kesehatan.
Misalnya, seseorang membutuhkan Rp5 juta per bulan dalam nilai uang saat ini. Artinya, kebutuhan selama setahun mencapai Rp60 juta. Perhitungan ini bisa menjadi dasar untuk menentukan target dana pensiun.
2. Perhitungkan Inflasi
Nilai uang dapat berubah seiring waktu akibat inflasi. Dengan asumsi inflasi 3% per tahun, kebutuhan Rp5 juta per bulan saat ini bisa meningkat menjadi sekitar Rp9 juta dalam 20 tahun.
Karena itu, target dana pensiun perlu disesuaikan dengan perkiraan kenaikan harga barang dan jasa agar daya beli tetap terjaga.

3. Perkirakan Lama Masa Pensiun
Jika berencana pensiun pada usia 60 tahun dan memperkirakan kebutuhan hidup hingga usia 85 tahun, ada sekitar 25 tahun yang perlu dipersiapkan.
Dengan kebutuhan Rp5 juta per bulan dalam nilai uang saat ini, total pengeluaran selama periode tersebut mencapai Rp1,5 miliar, sebelum memperhitungkan inflasi dan hasil investasi.
Angka ini merupakan ilustrasi sederhana, bukan jumlah pasti yang harus dimiliki setiap orang.
4. Periksa Sumber Penghasilan Saat Pensiun
Selain tabungan pribadi, perhitungkan manfaat program pensiun atau sumber pendapatan lain yang mungkin tersedia. Pekerja yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan dapat mempelajari manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP), yang memiliki ketentuan berbeda.
Dengan mengetahui perkiraan penghasilan tersebut, kebutuhan dana tambahan dapat dihitung secara lebih realistis.

5. Mulai Menabung Sesuai Kemampuan
Tidak perlu menunggu memiliki penghasilan besar untuk mulai menyiapkan dana pensiun. Sisihkan uang secara rutin sesuai kemampuan, lalu tingkatkan alokasinya ketika penghasilan bertambah.
Jika mempertimbangkan investasi, pahami terlebih dahulu risiko, biaya, dan ketentuan pencairannya. Evaluasi target secara berkala agar tetap sesuai dengan kondisi keuangan.
Dana Pensiun Ideal Berbeda untuk Setiap Orang
Tidak ada angka pasti yang berlaku untuk semua orang. Kebutuhan dana pensiun bergantung pada gaya hidup, usia pensiun, inflasi, kondisi kesehatan, dan sumber penghasilan yang tersedia.
Scarf Lover dapat memulainya dengan menghitung pengeluaran bulanan, memperkirakan kebutuhan masa depan, dan menyusun target secara bertahap. Semakin awal perencanaan dilakukan, semakin banyak waktu untuk mempersiapkan masa tua yang mandiri secara finansial.








