IN2MF x JMFW 2026 Perkuat Ekosistem Modest Fashion Indonesia Menuju Pasar Global

Potensi mendukung kreativitas dan ekonomi nasional

Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) kembali digelar dengan membawa semangat baru bagi perkembangan industri modest fashion Tanah Air. Memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, IN2MF berkolaborasi dengan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 untuk memperkuat ekosistem mode muslim Indonesia sekaligus membuka peluang bagi jenama lokal untuk menjangkau pasar internasional.

Mengusung tema “Indonesia’s Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business”, IN2MF x JMFW berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Hall A, Senayan, Jakarta. Acara ini menjadi bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-13.

Image: In2mf x JMFW

Tidak hanya menghadirkan peragaan busana, rangkaian acara ini juga mencakup pameran dagang, kelas, workshop, hingga business matching yang mempertemukan pelaku industri dengan calon mitra bisnis. Berbagai kegiatan tersebut dirancang untuk memperluas jaringan usaha, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong modest fashion Indonesia berkembang sebagai bagian dari industri global.

Kolaborasi IN2MF dan JMFW Perkuat Ekosistem Mode Muslim

Image: In2mf x JMFW

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida S. Budiman, menyampaikan bahwa penyelenggaraan IN2MF bersama JMFW tahun ini menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri modest fashion dunia.

“Ini adalah tahun ke-5, Bapak Ibu sekalian, kita melaksanakan IN2MF sekaligus Jakarta Muslim Fashion Week 2026 bersama dengan Kementerian Perdagangan RI dan kementerian lainnya,” ujar Aida S. Budiman.

Kolaborasi tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kreativitas desainer, pengembangan produk, promosi, dan peluang perdagangan. Dengan ekosistem yang lebih terintegrasi, karya modest fashion Indonesia diharapkan tidak hanya dikenal karena keunikan desainnya, tetapi juga memiliki daya saing sebagai produk bisnis di pasar internasional.

Selama lima hari penyelenggaraan, IN2MF x JMFW 2026 menghadirkan 29 slot peragaan busana yang melibatkan desainer dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, lebih dari 300 desainer, jenama, pelaku UMKM, dan anggota IKRA Indonesia turut berpartisipasi dalam rangkaian fashion show dan trade show.

Karya yang ditampilkan juga mengangkat kekayaan wastra Nusantara dan kearifan lokal sebagai karakter pembeda modest fashion Indonesia. Melalui eksplorasi material, motif, dan desain, para pelaku industri memiliki kesempatan untuk memperkenalkan identitas budaya Indonesia melalui pendekatan mode yang relevan dengan pasar masa kini.

Baca juga  Zenta Yoshie Desainer Asal Jepang Yang Menampilkan Hijab Dalam Koleksinya

Perlindungan Kekayaan Intelektual Jadi Perhatian

Image: In2mf x JMFW

Pengembangan industri fashion tidak hanya berkaitan dengan kreativitas, tetapi juga bagaimana karya tersebut memperoleh perlindungan dan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Aspek ini menjadi salah satu perhatian dalam penyelenggaraan IN2MF x JMFW 2026.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menekankan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual agar desain dan identitas produk lokal dapat memberikan nilai tambah bagi para pelaku industri.

“Perlindungan dan komersialisasi kekayaan intelektual menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah karya Indonesia. Desain, motif, merek, bukan sekadar identitas produk, tetapi juga aset ekonomi,” jelas Teuku Riefky.

Perlindungan kekayaan intelektual menjadi relevan bagi desainer dan pemilik jenama yang ingin memperluas jangkauan bisnisnya. Dengan pengelolaan yang tepat, karakter desain dan kekayaan budaya yang dituangkan dalam sebuah produk dapat menjadi keunggulan tersendiri saat memasuki pasar yang lebih luas.

Di tengah perkembangan teknologi, penguatan identitas dan perlindungan karya juga menjadi bagian penting untuk memastikan kreativitas lokal tetap memiliki nilai serta pengakuan di industri fashion.

Wastra Nusantara Berpotensi Mendukung Wisata Budaya

Image: In2mf x JMFW

Selain memperkuat perdagangan dan kreativitas, modest fashion juga memiliki keterkaitan dengan sektor pariwisata. Kekayaan wastra Indonesia, seperti batik dan tenun, dapat menjadi daya tarik yang memperkenalkan budaya sekaligus mendorong wisatawan mengenal lebih dekat sentra kerajinan dan produk lokal.

Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, menyoroti peluang tersebut melalui penyelenggaraan pameran, trade show, serta kegiatan business matching dalam IN2MF x JMFW 2026.

Baca juga  Perdana di London Fashion Week, Benang Jarum Tampilkan Pesona Koleksi Lustrous Whisper

“Pameran, trade show, dan wastra business matching, kami berharap acara ini meningkatkan exposure jenama lokal, menghasilkan kemitraan dan transaksi bisnis, serta menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung dan berbelanja di Jakarta,” jelasnya.

Melalui keterlibatan sektor pariwisata, perkembangan modest fashion diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas. Wisata belanja dan pengalaman budaya berpotensi membuka kesempatan bagi wisatawan untuk mengunjungi sentra wastra, berinteraksi dengan perajin, serta mengenal proses di balik pembuatan produk lokal.

Penyelenggaraan acara berskala internasional seperti IN2MF x JMFW juga dapat memperkenalkan Jakarta sebagai destinasi untuk kegiatan mode dan wisata belanja. Peluang ini turut berkaitan dengan sektor pendukung, mulai dari perhotelan, transportasi, hingga kuliner.

Hadirkan Fashion Show hingga Business Matching

Bagi pengunjung yang ingin mengenal perkembangan modest fashion lebih dekat, IN2MF x JMFW 2026 menghadirkan beragam agenda selama lima hari penyelenggaraan. Selain menyaksikan koleksi desainer melalui fashion show, pengunjung dapat menjelajahi area pameran dan mengikuti berbagai kegiatan edukatif.

Beberapa agenda yang tersedia meliputi trade show, kelas, workshop, serta business matching untuk membuka peluang kolaborasi dan hubungan bisnis di antara pelaku industri. Rangkaian kegiatan ini juga menjadi ruang bagi jenama lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus menjajaki potensi pasar baru.

IN2MF x JMFW 2026 berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di JICC Hall A, Senayan, Jakarta, dan terbuka untuk umum melalui proses registrasi. Informasi mengenai jadwal kegiatan dan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi IN2Motion Fest.

Melalui kolaborasi ini, IN2MF dan JMFW membawa upaya pengembangan modest fashion Indonesia ke arah yang lebih luas. Perpaduan kreativitas, perlindungan kekayaan intelektual, kekayaan wastra, serta peluang perdagangan dan pariwisata diharapkan dapat memperkuat posisi jenama lokal dalam persaingan industri mode global.

Translate »