Dunia kecantikan memang selalu punya tren baru yang menarik untuk dicoba. Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan tren makeup yang cukup unik, yaitu anti-blush.
Berbeda dari tren blush blindness yang sempat ramai karena penggunaan perona pipi secara berlebihan, anti-blush justru mengarah pada tampilan rona pipi yang lebih lembut dan natural. Hasil akhirnya tetap membuat wajah terlihat segar, tetapi tanpa warna blush yang terlalu mencolok.
Nah, seperti apa sebenarnya tren anti-blush dan bagaimana cara mengaplikasikannya? Yuk, Scarflovers, simak selengkapnya!
1. Mengenal Tren Anti-Blush

Meski namanya anti-blush, tren ini bukan berarti Anda harus meninggalkan penggunaan blush saat makeup.
Anti-blush merupakan teknik menggunakan perona pipi dengan pilihan warna yang lebih lembut, netral, dan muted. Warna tersebut kemudian dibaurkan hingga menyatu dengan rona alami kulit sehingga blush tidak menjadi bagian yang paling menonjol pada wajah.
Teknik ini juga membuat batas antara blush, contour, dan bronzer terlihat lebih samar. Dengan begitu, wajah tetap memiliki dimensi, tetapi hasil akhirnya terlihat lebih natural dan effortless.
2. Kunci dan Teknik Pengaplikasiannya

Kunci dari tren anti-blush terletak pada pemilihan warna yang kalem dan tidak terlalu terang. Pilih warna yang bisa menyatu dengan rona kulit sehingga memberikan efek seperti bayangan alami pada pipi.
Untuk pengaplikasiannya, blush bisa difokuskan pada bagian tengah pipi, kemudian dibaurkan perlahan ke arah luar. Pastikan tidak ada garis warna yang terlalu terlihat agar hasil akhirnya tampak lebih seamless.
Jika warna blush yang digunakan terasa terlalu terang, Anda juga bisa mencampurkan sedikit concealer dengan cream blush. Cara ini dapat membantu membuat warnanya terlihat lebih lembut dan menyatu dengan kulit.
3. Pilihan Warna Blush yang Cocok

Pemilihan warna blush untuk tampilan anti-blush tentu bisa disesuaikan dengan warna kulit masing-masing.
Bagi pemilik kulit cerah hingga kuning langsat, warna seperti pink nude, pink cream, atau soft lavender dapat menjadi pilihan. Nuansa tersebut memberikan rona lembut tanpa membuat pipi terlihat terlalu merona.
Sementara itu, untuk kulit sawo matang, warna seperti plum, mauve, cokelat kemerahan, hazelnut, hingga terracotta dapat memberikan hasil yang lebih menyatu dengan warna kulit.
Pada akhirnya, tren anti-blush bukan berarti benar-benar menghilangkan blush dari rutinitas makeup. Teknik ini lebih mengutamakan hasil rona pipi yang lembut, natural, dan menyatu dengan keseluruhan makeup.
Jadi, Scarflovers, tertarik mencoba tampilan anti-blush untuk makeup sehari-hari?








