Industri halal dunia kembali bersiap menyambut salah satu ajang paling bergengsi di kawasan Asia. Mega Halal Bangkok 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Juli 2026 di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok. Mengusung semangat “Where the World Meets Thai Halal Industry”, pameran internasional ini menjadi platform strategis yang menampilkan kekuatan dan dinamika ekonomi halal lintas sektor.
Mega Halal Bangkok dikenal sebagai ruang pertemuan global bagi pelaku industri halal mulai dari produsen, distributor, investor, lembaga sertifikasi, hingga regulator. Ajang ini bertujuan menghubungkan pembeli dan pemasok dari berbagai negara sekaligus memperkuat posisi Thailand sebagai salah satu pusat industri halal di Asia.
Tidak hanya berfokus pada makanan dan minuman, pameran ini juga menghadirkan sektor modest fashion, beauty dan wellness, farmasi, logistik halal, hingga fintech. Seluruhnya merepresentasikan inovasi, standar kualitas, serta nilai-nilai yang menjadi fondasi ekosistem halal global.
Skala Internasional dan Fitur Komprehensif
Pada penyelenggaraan 2026, Mega Halal Bangkok diproyeksikan menghadirkan lebih dari 400 eksibitor dan menarik lebih dari 10.000 pengunjung internasional. Skala ini menjadikannya salah satu expo halal terbesar di kawasan.
Beragam program unggulan telah disiapkan, termasuk sesi business matching untuk mempertemukan brand dengan buyer potensial, seminar industri yang membahas tren dan regulasi halal global, serta pusat layanan satu atap (one-stop service) untuk proses sertifikasi halal. Fasilitas ini dirancang untuk memudahkan pelaku usaha yang ingin memperluas jangkauan pasar sekaligus memastikan kepatuhan terhadap standar halal internasional.
Peter Cheung, Director Comasia Limited, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam memperkuat industri halal global.
“Mega Halal Bangkok bukan sekadar pameran dagang, tetapi platform kolaboratif yang mempertemukan inovasi, standar, dan peluang bisnis dalam satu ekosistem. Kami melihat pertumbuhan signifikan pada permintaan produk halal berkualitas tinggi di pasar internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Dato’ Mohd Shukri Abdullah, Chief Executive Officer President HIAM, menyoroti peran Thailand sebagai hub strategis.
“Thailand memiliki posisi unik sebagai gerbang industri halal di Asia. Melalui Mega Halal Bangkok 2026, kami ingin memperkuat jaringan global sekaligus memastikan pelaku usaha mendapatkan akses langsung ke pasar yang lebih luas dan terstandarisasi,” jelasnya.
Dari Indonesia, partisipasi brand nasional juga diharapkan semakin kuat. Agi Widiawan, perwakilan PT Deka Indonesia, melihat ajang ini sebagai momentum penting bagi pelaku usaha Tanah Air.
“Ini adalah kesempatan besar bagi brand Indonesia untuk menunjukkan kualitas dan daya saing di pasar internasional. Mega Halal Bangkok membuka ruang strategis untuk membangun kemitraan global dan memperluas distribusi produk halal Indonesia,” ungkapnya.
Momentum Ekspansi Brand Halal
Pertumbuhan ekonomi halal global yang terus meningkat menjadikan ajang seperti Mega Halal Bangkok semakin relevan. Permintaan terhadap produk halal kini tidak hanya datang dari konsumen Muslim, tetapi juga dari pasar global yang mengutamakan kualitas, keamanan, dan transparansi proses produksi.
Dengan rangkaian program yang komprehensif dan skala internasional, Mega Halal Bangkok 2026 menjadi momentum strategis bagi brand yang ingin naik kelas dan menembus pasar global. Pendaftaran partisipasi telah dibuka, dan pelaku usaha disarankan segera mengamankan slot sebelum kuota terpenuhi.
Di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif, kehadiran di panggung global bukan lagi pilihan tambahan—melainkan langkah strategis untuk pertumbuhan jangka panjang. Mega Halal Bangkok 2026 siap menjadi titik temu dunia dengan industri halal Thailand, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara yang lebih luas.









