MEGA HALAL BANGKOK 2026 Hadirkan Panggung Baru untuk Industri Halal Asia

MEGA HALAL BANGKOK menjadi strategi baru Thailand dalam memaksimalkan ekosistem halal yang terus berkembang, mulai dari restoran hingga pariwisata ramah Muslim.

Bangkok semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu kota paling strategis dalam industri halal global. Di tengah pertumbuhan pasar Muslim dunia yang kini menyentuh hampir 2 miliar konsumen, Thailand mengambil langkah besar dengan menghadirkan ajang berskala internasional bertajuk MEGA HALAL BANGKOK 2026.

Acara ini resmi diumumkan pada 4 Februari 2026 dalam konferensi pers “Forging the Future” yang digelar di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC). MEGA HALAL BANGKOK 2026 akan berlangsung pada 15–17 Juli 2026, dan diproyeksikan menjadi salah satu pameran halal terbesar di Asia.

Gelaran ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara ComAsia LimitedShapers Malaysia,Thai Muslim Trade Association (TMTA), serta National Food Institute of Thailand (NFI). Kemitraan lintas institusi ini memperkuat ambisi Thailand untuk mendorong Bangkok sebagai gerbang utama industri halal di kawasan.

Image: Halal Bangkok

Thailand sendiri telah memiliki ekosistem halal yang sangat solid. Saat ini, negara tersebut mencatat lebih dari 160.000 produk bersertifikat halal, sekitar 3.500 restoran halal, konektivitas yang kuat dengan Timur Tengah melalui penerbangan langsung harian, serta lebih dari 300 hotel premium ramah Muslim. Kombinasi ini menjadikan Bangkok sebagai destinasi yang tidak hanya potensial secara pariwisata, tetapi juga kuat dalam perdagangan halal.

Baca juga  10 Fakta Seputar Perhelatan Asian Para Games 2018

“MEGA HALAL BANGKOK 2026 dirancang untuk mengubah kekuatan kompetitif Thailand mulai dari logistik, infrastruktur pariwisata, hingga basis produk halal yang terus berkembang menjadi pertumbuhan ekspor yang berkelanjutan serta investasi masuk bagi UKM Thailand,” ujar jajaran pimpinan ComAsia.

Image: Bangkok Halal

Salah satu elemen penting dari proyek ini adalah keterlibatan Shapers Malaysia, organisasi di balik MIHAS, expo halal global yang telah dikenal luas selama lebih dari dua dekade. Keterlibatan strategis yang jarang ini memperkuat visi Thailand untuk menjadi “Halal Kitchen of the World.”

MEGA HALAL BANGKOK 2026 tidak hanya akan menjadi pameran, tetapi juga platform bisnis yang dirancang untuk mempertemukan eksportir Thailand dengan jaringan ritel internasional, platform e-commerce global, hingga distributor regional. Fokus utama kerja sama ini mencakup penyelarasan standar halal, penguatan kapasitas UKM, pengembangan produk, akses pasar, serta business matching berbasis buyer.

Image: Bangkok Halal

Cakupan industri yang dihadirkan pun sangat luas, mulai dari Food & BeverageHalal FashionCosmeticsWellness & SpaPharmaceuticals, hingga Islamic Finance, untuk menarik pembeli internasional, acara ini juga menghadirkan program Hosted Buyer Programme, dengan insentif berupa dua malam gratis di hotel bintang lima ramah Muslim atau subsidi perjalanan sebesar USD 200 bagi buyer terpilih.

Baca juga  Bantu Pencatatan Keuangan dengan 5 Aplikasi Ini!

Dengan skala yang diproyeksikan mencapai lebih dari 400 exhibitor dan sekitar 15.000 pengunjung trade internasional, MEGA HALAL BANGKOK 2026 diperkirakan akan menjadi momentum penting yang mendorong Thailand naik kelas dalam peta ekonomi halal dunia.

“Saya bangga dapat mendukung visi berani Thailand. Thailand memiliki semua unsur, infrastruktur, dan kemauan institusional untuk menjadi Halal Kitchen of the World,” Dato’ Ucap Mohd Shukri Abdullah, pendiri MIHAS sekaligus ahli strategi utama Shapers.

Dengan hadirnya MEGA HALAL BANGKOK 2026, Thailand tidak hanya menegaskan perannya sebagai pemain regional, tetapi juga menunjukkan ambisi besar untuk menjadi pusat inovasi halal di Asia. Ajang ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pasar global bagi pelaku usaha Thailand, khususnya UKM, sekaligus memperkuat daya saing industri halal di tingkat internasional.

Translate »