
Ade Al Muhyi Tunjukkan Makna Sebenarnya dari Face of Muslimah Creative Day 2025
Menginspirasi lewat ilmu dan iman, Ade hadir sebagai simbol keseimbangan antara kecerdasan dan keanggunan seorang muslimah.
“Beranilah memulai sesuatu yang baru, beranilah menerima tantangan, dan beranilah menjadi diri sendiri. Jadilah muslimah yang tahu arah dan tujuan, serta pegang teguh nilai dan prinsip yang kamu yakini.” Itulah pesan dari Ade Al Muhyi, salah satu pemenang Face of Muslimah Creative Day 2025 yang sukses mencuri perhatian berkat kecerdasan, keteguhan, dan kepribadiannya yang autentik.
Perempuan asal Medan ini dikenal sebagai sosok yang mandiri, tangguh, dan berani keluar dari zona nyaman. Di usianya yang baru 27 tahun, Ade sudah melakukan banyak pencapaian membanggakan, baik di dunia akademik maupun kreatif. Kini, yuk kenali lebih dalam kisah inspiratif Ade Al Muhyi berikut ini.
Perempuan Mandiri dan Berani Keluar dari Zona Nyaman

Sejak muda, Ade dikenal sebagai sosok yang mandiri dan menyukai tantangan. Meski berasal dari latar belakang teknik sipil, ia tak ragu mengeksplorasi hal baru di luar bidangnya. Saat menempuh pendidikan S2, Ade bahkan sempat membuka small business cake buatan tangannya wujud kreativitas dan semangat eksplorasinya di tengah kesibukan akademik.
Perempuan Berdaya Lewat Ilmu dan Kepemimpinan

Ade berpegang pada prinsip bahwa perempuan berdaya bukan karena tampil sempurna, tetapi karena mau terus belajar dan berproses. Setelah menyelesaikan studi S2, ia memulai karier sebagai dosen di sebuah kampus swasta di Medan dan tak lama kemudian dipercaya menjadi Ketua Program Studi (KaProdi). Tantangan ini menjadi titik penting dalam mengasah kepemimpinan dan kedewasaannya hingga akhirnya ia diterima sebagai Dosen ASN di Universitas Diponegoro, salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia.
Gaya Fashion yang Elegan, Syar’i, dan Berprinsip

Di luar dunia akademik, Ade aktif membagikan konten inspiratif seputar fashion syar’i, lifestyle, dan self-growth. Gaya busananya mencerminkan kepribadian elegan yang berpadu dengan nilai-nilai syar’i yang ia junjung tinggi. Baginya, pakaian syar’i bukan batasan, tapi identitas dan bentuk ketaatan. Dari sanalah sosoknya sebagai dosen berhijab syar’i kian dikenal dan menginspirasi banyak perempuan.

Melalui setiap langkah dan karya, Ade ingin menegaskan bahwa kecantikan sejati lahir dari keseimbangan antara iman, ilmu, akhlak, dan kontribusi. Ia membuktikan bahwa muslimah berhijab syar’i tetap bisa bersinar bukan karena ingin terlihat, tetapi karena membawa cahaya.
Scarflovers, perjalanan Ade Al Muhyi menjadi bukti bahwa ajang Face of Muslimah Creative Day bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah bagi muslimah untuk bertumbuh dan berbagi inspirasi. Bagi Anda yang ingin menapaki perjalanan serupa, daftarkan diri di Face of Muslimah Creative Day 2026 dan jadilah bagian dari generasi muslimah inspiratif berikutnya.








