Simak Cara Efektif Atasi Masa Purging Akibat Mencoba Skincare Baru

Dilansir dari situs Loreal, purging adalah reaksi awal pada pemakaian skincare baru. Hal ini dikarenakan kulit membutuhkan penyesuaian terhadap sebuah produk kecantikan, termasuk produk skincare. Istilah purging juga sering digunakan untuk menyebut proses pembersihan kulit atau regenerasi.

Biasanya hal ini dikarenakan skincare mengandung bahan-bahan aktif seperti AHA, BHA, dan retinod yang mampu menyebabkan reaksi seperti iritasi pada kulit.

Perbedaan Purging dan Breakout

Purging disebabkan oleh regenerasi sel kulit yang terlalu cepat dan biasanya terjadi karena mengganti skincare rutin, kalau breakout dikarenakan iritasi yang disebabkan oleh kandungan dalam sebuah produk skincare.

Reaksi purging umumnya akan memunculkan jerawat di tempat yang pernah ditumbuhi sebelumnya. Meski begitu, jerawat yang tumbuh akibat purging biasanya akan cepat hilang, apabila dibandingkan dengan jerawat breakout.

Dilansir dari Healthlinepurging akan memicu pergantian sel, sehingga kulit akan melepaskan sel-sel kulit mati lebih cepat dari biasanya. Artinya membuat kulit lebih bersih dan tampak awet muda. 

Sementara itu, breakout umumnya merupakan reaksi ketidakcocokan kulit dengan produk skincare yang digunakan dan malah menyebabkan iritasi pada kulit. Apabila produk yang digunakan tidak mengandung bahan eksfoliator yang dapat memicu pergantian sel kulit, maka kemungkinan besar itu adalah breakout.  

Baca juga  Jangan Coba-Coba, 4 Tips Perawatan Kulit Ini Tidak Boleh Dilakukan Sembarangan!

Breakout akan menimbulkan jerawat pada area kulit yang belum pernah berjerawat sebelumnya. Jerawat breakout juga dapat muncul dalam jumlah besar, dan umumnya membutuhkan waktu sekitar 8-10 hari untuk muncul, matang, lalu menyusut.  

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara purging dan breakout adalah penyebabnya, kandungan produk skincare yang digunakan, di mana jerawat akan tumbuh, dan berapa lama durasi jerawat yang tumbuh akan menghilang.  

Lalu, bagaimana cara mengatasi masa purging? Berikut cara efektif mengatasi purging yang bisa Scarflovers lakukan.

1. Gunakan secara bertahap

Dalam penggunaan skincare baru biasanya wajah bereaksi terhadap bahan aktif, lebih baik gunakan skincare tersebut secara bertahap. Misalnya gunakan 2 kali di malam hari saat minggu pertama, kemudian di minggu ke 2 gunakan 4 kali di malam hari, dan seterusnya hingga kulit beradaptasi terhadap produk tersebut.

2. Memilih kandungan skincare yang soothing

Memilih kandungan skincare yang bersifat soothing dapat meredekan iritasi pada kulit dan mengurangi proses peradangan. Beberapa kandungan skincare yang bersifat soothing itu seperti chamomile, panthenol, green tea, aloe vera extract, dll.

Baca juga  Ragam Manfaat Saffron yang Membuat Wajah Lebih Sehat

3. Menggunakan sunscreen

Saat beraktivitas di luar ruangan, sunscreen sangat penting untuk melindungi kulit dari redikal bebas akibat paparan sinar UV dari Matahari.  

Pilih produk sunscreen yang cocok dengan jenis kulit dan tidak mengandung minyak berlebih. Selain itu, pilihlah produk yang memiliki label non comedogenic sehingga tidak menyumbat pori-pori di wajah.

4. Hindari makeup yang tebal

Saat masa purging, hindari penggunaan makeup yang terlalu tebal. Karena makeup bisa membuat kondisi jerawat menjadi semakin parah, bahkan menyebabkan jerawat menjadi meradang dan susah disembuhkan.

5. Jangan Menyentuh Wajah dengan Tangan

Untuk mengurangi resiko bakteri dari tangan ke wajah, hindari menyentuh area wajah. Tidak disarankan juga untuk memencet jerawat dengan tangan karena akan menumbuhkan jerawat baru.

Itulah beberapa penjelasan perbedaan terkait purging dan breakout, serta cara atasi kulit pada masa purging. Dengan mengetahui cara perawatan yang tepat, maka Scarflovers dapat meminimalisir risiko yang bisa terjadi.

Translate »