Mengenal Singapura Dari Masa Lalu

Singapura, Negara yang sangat dekat dengan Indonesia, masih satu rumpun Melayu. Akulturasi budaya di Singapura sangat terasa, dan terlihat. Arsitektur yang kita bisa lihat banyak dari budaya masa lalu seperti Eropa, Melayu, China bahkan Timur Tengah. Yang menarik, karena bangunan-bangunan tersebut dirawat dengan baik dan masih tertata cantik, sehingga kita bisa melihat indahnya Singapura di masa lalu dari bangunan-bangunan tersebut. Berikut beberapa Kawasan wisata di Singapura, di mana kamu bisa menemukan kekayaan budaya yang bercampur dengan perubahan modern.

  1. Chinatown
    Salah satu kawasan untuk melihat sejarah masa lalu Singapura adalah Chinatown. Dahulu tempat ini adalah pusat imigran yang berasal dari Tiongkok China. Terlihat dari bangunan dan kuil-kuil cantik yang bisa dilihat di kawasan ini. Perpaduan nuansa kuno dan modern terlihat jelas dengan berdampingannya kuil kuno dengan toko-toko modern di sana. Kawasan Chinatown menjadi kasawan multi etnis, bukan hanya tempat ibadah Budha, namun sepanjang jalannya kita bisa melihat masjid, dan kuil Hindu. Indahnya keberagaman sangat terasa di Sana.Hal yang tidak boleh terlewatkan di sini adalah mengunjungi Budha Tooth Relic Temple and Museum. Interior kuil ini secara arsitektur didesain menyesuaikan bentuk mandala, konsep terpusat dalam spiritualitas Buddha dan Hindu yang mewakili hubungan universal. Anda juga bisa menikmati area luar yang luas dan melihat pagoda yang indah. Jangan khawatir di kawasan ini juga banyak toko souvenir agar kita bisa membeli oleh-oleh khas Chinatown.
  2. Tiong Bahru
    Jika Anda mencari suasana Eropa klasik berbaur dengan design khas Pecinan Hokkian, Tiong Bahru adalah tempatnya. Tidak banyak yang tahu kawasan ini di masa lalu ada kawasan kumuh yang kemudian bertransformasi menjadi kawasan bergengsi. Kawasan ini di masa lalu digunakan sebagai tanah pemakaman. Daerah lain di kawasan ini digunakan untuk mengolah hasil panen pada abad ke-19, sementara di Pearl’s Hill menjadi benteng bagi personil militer. Pada tahun 1930-an barulah Tiong Bahru memiliki wajah baru dengan beberapa landmark dari era tersebut, termasuk kompleks pemukiman, bahkan masih berdiri hingga sekarang Kuil Qi Tian Gong.
    Tiong Bahru hari ini menjadi salah satu tempat keren dan banyak diminati. Karena kita bukan hanya memanjakan mata dengan arsitektur dan mural yang ada di sana, tapi juga toko-toko makanan, minuman seperti Tiong Bahru Bakery, Forty hands, Flock, Plain Vanilla dan lainnya. Bahkan pernak-pernik retro, piringan hitam di toko Curated Records, dan butik fashion DGA Threads lengkap hadir sepanjang kawasan Tiong Bahru.

    Image : blakeerik

    Image : Singapore Tourism Board
  3. Hawker Food Area
    Image : LET’S GO TOUR SINGAPORE PTE. LTD.

    Seperti yang kita tahu, Singapore memiki beberapa Hawker Food Area. Kawasan makanan ini menjawab kebutuhan traveling ramah dompet, karena Singapura dikenal dengan negara yang banyak menyajikan barang dan makanan luxury. Salah satu tempat yang bisa dikunjungi adalan Newton Food Center. Bukan tanpa alasan tempat ini menjadi tempat shooting film Hollywood “Crazy Rizh Asia”. Tempat makanan dengan ragam kedai ini terletak di kawasan elit gedung gedung pusat keuangan Singapura.Di bangun di tahun 1830 dan masih terjaga sampai hari ini. Satay yang terkenal di Singapura juga
    bisa kita nikmati di sini.

    Salah satu tempat makan yang menjadi rekomendasi kita adalah Lau Pa Sat atau dikenal juga dengan nama Telok Anyer Market adalah tempat dimana Kita bisa menikmati makanan khas dan unik , sekaligus sejarah dari budaya Singapura. Lau Pa Sat Food Center terdapat di salah satu bangunan paling monumental di Singapura. Di tempat ini banyak pilihan makanan lezat yang bisa ditemukan, mulai dari masakan otentik Singapura sampai makanan internasional yang banyak dicari penikmati kuliner. Lidah Anda akan dimanjakan di sini.|

    Tempat lain yang wajib di coba adalah Newton Food Center. Ini adalah Hawker Food Center paling terkenl di Singapura. Pilihan kedainya sangat banyak, lebih dari 100 kedai ada di sana, dan banyak juga pilihan makanan halal. Makanan yang sering menjadi incaran adalah Mie bebek, atau aneka seafood bakar mulai dari udang, kepiting sampai Lobster.
    Porsi makana di hawker food ini cukup besar, jadi 1 varian makanan bisa sharing untuk 2-3 orang. Hemat bukan?

  4. Shophouse di Koon Seng Road Joo Chiat
    Image : THE TRAVELLER DMC PTE. LTD.

    Shophouses di Koon Seng Road Joo Chiat adalah salah satu tempat instagramable di Singapura. Arsitektur peranakan yang berjajar rapih dengan warna-warna pastel menjadi daya tarik tersendiri untuk dijadikan area swafoto. Shophouses di kawasan Koon Seng Road dibangun pada tahun 1920 oleh orang-orang kerurunan China- Melayu-Indonesia sehingga menghasilkan bangunan peranakan yang cantik. Bangunannya dihiasi ornamen-ornamen oriental dengan warna-warna pastel cerah yang sempurna untuk menjadi latar foto.Anda akan betah berlama-lama di sana, karena di sekitarnya bukan hanya rumah tinggal tapi juga banyak cafe-cafe dan coffee shop cantik yang cocok untuk menjadi tempat sarapan di pagi hari atau hangout di sore hari. Menarik bukan untuk dimasukkan ke daftar perjalanan liburanmu berikutnya ke Singapura. Ayo rencanakan liburan impianmu sekarang ke Singapura, temukan beragam hal baru!

    #SingapoReimagine #VisitSingapore