Pesan Allah SWT Terhadap Generasi Muda

Tongkat estafet peradaban masa depan.

5

Pondasi akhlak generasi muda sebagai penerus tongkat estafet peradaban di masa depan perlu dijaga sebaik mungkin. Imbauan ini juga tercantum dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 9:

Artinya: “Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.”

Generasi muda berkarakter, bermental baja dan tak gentar dalam melawan kemaksiatan telah dicontohkan dalam Al-Qur’an melalui kisah Ashabul Kahfi. 

Mereka memiliki prinsip dan keyakinan kuat dengan menolak perintah Raja Dikyanus untuk menyembah berhala. Tujuh pemuda saleh ini rela mengasingkan diri di dalam sebuah gua selama 309 tahun. Hal ini termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Kahfi ayat 13:

Artinya, “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.”  

Image: Freepik

Adapun hadits Rasulullah yang dikutip dari NU Online menyebutkan tujuh golongan yang bakal mendapatkan perlindungan Allah swt pada hari kiamat.

Artinya, “Ada tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah swt pada hari tidak ada naungan kecuali milik-Nya (hari kiamat), yaitu; imam yang adil, pemuda yang hidupnya hanya untuk beribadah kepada Allah, seseorang yang hatinya terikat dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, keduanya berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang diajak wanita yang kaya dan cantik untuk berzina, maka laki-laki itu berkata, ‘Aku takut kepada Allah, orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang dilakukan tangan kanannya, seorang yang berdzikir kepada Allah sendirian sehingga matanya meneteskan air mata.” (HR al-Bukhari).   

Hadits yang relevan terhadap godaan, dan nafsu untuk melakukan kemaksiatan. Terlebih di era digital yang bisa diakses tanpa batas waktu dan tempat.