Menikmati Kecantikan Maldives Dalam Helai Scarf

Dua desainer ternama Indonesia, Dian Pelangi dan Barli Asmara, sejak Juni 2018 lalu berkolaborasi dalam naungan label Pelangi Asmara, dan fokus berkreasi menghadirkan berbagai scarf yang terinspirasi langsung dari kegiatan traveling yang sering mereka lakukan bersama, mulai dari Korea, New York hingga Maldives.
“Aku mencoba untuk lebih produktif saat traveling, apalagi kita berdua seorang desainer, daripada hanya foto-foto OOTD atau sekedar upload story instagram, akhirnya kita memutuskan untuk menuangkan ide-ide dari traveling ini ke dalam sebuah karya, yakni sehelai scarf,” ujar Dian Pelangi pada acara Pelangi Asmara Gathering, pada Rabu (12/12), di Kokonut & Curtains, Jakarta Pusat.
Dok. Pelangi Asmara
Dok. Pelangi Asmara
Koleksi dari Pelangi Asmara di akhir tahun 2018 ini terinspirasi langsung dari keindahan biota alam di Kepulauan Maldives. Bekerja sama dengan St. Regis Maldives, yang tak lain merupakan resort bintang lima di Maldives, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Dian dan Barli.
Dian menambahkan, selain karena kerja samanya dengan St. Regis Maldives, ia mengaku juga sangat mengapresiasi negara ini. Mungkin banyak yang belum tahu bahwa Maldives ini adalah negara muslim. Di Maldives, mayoritas warganya beragama islam, banyak musala di setiap resort-nya, dan makanan yang disajikan harus halal.
Dok. Pelangi Asmara
Dalam koleksi eksklusifnya kali ini, Pelangi Asmara x St. Regis Maldives hadir dalam 10 pilihan motif. Dian dan Barli sengaja memilih ultrafine voile sebagai bahan dari hijab ini karna dianggap nyaman dipakai sehari-hari. Biota alam hingga arsitektur resort St.Regis Maldives tertuang menjadi corak yang indah dalam sehelai scarf. Tak melulu warna biru, koleksi kali ini juga mengambil sisi lain warna lautan.
“Pantai kan tidak selalu biru ya. Ketika sunset, warna laut berubah menjadi jingga seperti warna mustard, ketika malam laut berubah menjadi biru tua. Warna-warna tersebut kemudian kita coba gabungkan dengan corak-corak biota alam seperti coral, ombak, dan pepohonan,” jelas Dian.
Dok. Pelangi Asmara
Dok. Pelangi Asmara

 

Mengusung konsep traveling sebagai konsep utama setiap koleksi Pelangi Asmara, tak disangka banyak yang menyukai konsep tersebut. Bahkan, antusiasme dari pelanggan pun luar biasa meriah. Di awal peluncurannya pada bulan September lalu, sekitar 2.000 helai scarf terjual habis di hari pertama peluncuran. Melihat hal itu, Dian dan Barli akan terus konsisten membuat corak-corak scarf terbaru dari inspirasinya di berbagai negara. (FIA)
Baca juga  Kurang Percaya Diri Bersalaman Karena Telapak Tangan Kasar? Berikut Tipsnya
Translate »