Duo Musisi Jazz Cilik Galang Donasi Untuk Palu dan Donggala

Indonesia saat ini sedang berduka pasca terjadinya bencana alam gempa bumi dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Ribuan korban harus kehilangan orang-orang tersayang hingga tempat tinggal. Masyarakat pun ikut bersimpati atas apa yang telah menimpa saudara kita di Sulawesi Tengah dan tak sedikit pula masyarakat yang menggelar penggalangan dana guna membantu meringankan beban korban bencana alam tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh duo musisi jazz cilik Eugene De Moby Montaro (Moby) dan Eugenea De Sade Basia (Sade) contohnya. Mereka menggalang dana untuk korban bencana alam dengan menghibur masyarakat melalui konser bertajuk Busking for Palu & Donggala pada Sabtu (06/10) di CGV Mall Pacific Place. Perpaduan antara permainan gitar dari Moby dan contrabass milik Sade menyuguhkan berbagai musik jazz ’80-an yang dikemas secara kasual bergaya akustik masa kini, seperti Fly Me to the Moon, Girl from Ipanema, Destination Moon, New York hingga Kopral Jono.

Kegiatan amal ini rupanya bukan yang pertama kalinya bagi duo Moby-Sade. Juli 2018 lalu mereka juga pernah menggalang dana bagi anak-anak penderita kanker. Menurut sang ibu, Meilany Eugene, sejak saat itu jiwa sosial Moby dan Sade mulai tumbuh. Meski masih belia namun keduanya memiliki rasa kepedulian dan empati yang tinggi  kepada sesama.

Baca juga  ISEF Mengusung Konsep Fesyen Yang Berkelanjutan

Duo Moby-Sade akan menggelar konser Busking for Palu & Donggala yang kedua kalinya di AEON Garden City pada 13 Oktober 2018 mendatang. Konser yang terbuka untuk umum tanpa harus membeli tiket ini juga didukung oleh CGV dan dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui Wahana Visi Indonesia (WVI).(AUL)

Baca juga  Fakta Unik Tradisi Idul Adha di Pakistan
Translate »