Doa saat Menyantuni Anak Yatim di Bulan Muharram

Bulan Muharram memiliki banyak sekali amalan yang dapat dilakukan, salah satunya adalah menyantuni anak yatim. Santunan juga merupakan salah satu bentuk kepedulian Islam terhadap anak yatim adalah tidak membiarkan mereka hidup tanpa bantuan dan dukungan orang lain. Dalam Islam, semua umat Islam dianjurkan untuk memperlakukan anak yatim dengan baik dan benar, memuliakan dirinya, menyantuninya, dan memenuhi semua kebutuhan-kebutuhan hidupnya.

Hal ini sudah menjadi suatu tradisi dalam Islam, anjuran menyantuni dan membahagiakan anak yatim sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an, Allah swt berfirman:

وَيَسْأَلونَكَ عَنِ الْيَتَامَى قُلْ إِصْلاحٌ لَهُمْ خَيْرٌ وَإِنْ تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَانُكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِ

Artinya, “Mereka menanyakan kepadaMu (Nabi Muhammad) tentang anak-anak yatim. Katakanlah, ‘Memperbaiki keadaan mereka adalah baik!’ Dan jika kamu mempergauli mereka, maka mereka adalah saudara-saudaramu. Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dan yang berbuat kebaikan.” (QS Al-Baqarah [2]: 220).

Baca juga  Ciri-ciri Orang Sombong yang Tidak Disadari

Dilansir dari laman NU Online, berikut beberapa tata cara dalam menyantun anak yatim.

Di saat mengusap kepada anak yatim, kita dianjurkan membaca doa yang disebutkan Imam al-Munawi di dalam Faidul Qadir berikut ini:

جَبرَ اللهُ يُتْمَكَ وَجَعَلَكَ خَلْفًا مِنْ أَبِيْكَ

Artinya: “Semoga Allah menutup keyatimanmu dan menjadikanmu pengganti yang baik dari ayahmu.” (al-Munawi, Faidh al-Qadir, [Mesir, al-Maktabah at-Tijariyyah al-Kubra: 1356 H], jilid. 1, halaman. 108)

Selain itu, kita juga bisa menyantuni anak yatim dengan cara menjamu mereka makan di rumah. Menjamu anak yatim dapat mendatangkan banyak keberkahan seperti yang telah disebutkan di dalam hadits sebelumnya. Saat menjamu mereka, kita dianjurkan membaca doa:

Baca juga  Catat, 5 Amalan Sunnah saat Bulan Puasa, Jangan Dilewatkan! (Bagian 2)

اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيهِ رَحْمَةَ الْأَيْتَامِ وَ إِطْعَامَ الطَّعَامِ وَ إِفْشَاءَ السَّلامِ وَ صُحْبَةَ الْكِرَامِ بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الْآمِلِين

Artinya: “Ya Allah, berilah aku rezeki berupa kasih sayang terhadap anak yatim dan pemberian makan dan penyebaran salam dan pergaulan dengan orang-orang mulia, dengan kemuliaan-Mu. Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang berharap.” Doa ini disebutkan di dalam kitab Miftah Al-Jannat fi Al-Ad’iyah wa Al-A’mal wa Al-Shalawat wa Al-Ziarat.

Translate »