Profil Singkat Evlin Abdullah Khalifa, Finalis Miss Universe 2022 yang Tolak Pakai Bikini

Raih Forbes Middle East Usai Angkat Modest Fashion.

Evlin Abdullah Khalifa menjadi finalis ajang kecantikan bergensi di dunia, Miss Universe 2022.

Namanya sontak viral, usai Evlin sebagai perwakilan Bahrain menolak tampil berbusana bikini di New Orleans, Amerika Serikat. 

Dirinya justru tampil anggun dalam balutan gaun perak berkilau bersama tudung kepala. Evlin juga turut mengangkat isu Islamphobia di hadapan juri dan penonton Miss Universe 2022.

Berikut adalah beberapa profil singkat Evlin Abdullah Khalifa, finalis Miss Universe 2022 asal Bahrain:

  1. Seorang pianis asal Bahrain dari sang ayah dan Rusia dari sang ibu. 

Selain menjadi pianis, Evlin juga aktif sebagai artis, taekwondo, dan model. 

Image: Forbes Middle East

  1. Tak hanya itu, Evlin Khalifa menyandang gelar sarjana di bidang keuangan dan perbankan.
  1. Perempuan yang suka membaca buku tentang psikologi itu berhasil pada 11 September 2022 memperebutkan mahkota Miss Universe Bahrain 2022.
  1. Lalu, pada 11 Oktober 2022, ia melakukan debut runway utamanya sebagai bagian dari fashion show untuk label desainer Filipina Furne One Amato di Arab Fashion Week di Dubai, Uni Emirat Arab.
  1. Evlin mewakili Bahrain di Miss Universe 2022 pada 14 Januari 2023 dan berkompetisi melawan 83 kandidat lainnya di Ernest N. Morial Convention Center di New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat. Dia tidak ditempatkan.
  1. Evlin Khalifa fasih berbahasa Arab dan Inggris. Serta, lulus dari lima sekolah, yaitu untuk musik, menari, modeling, taekwondo dan comprehension.
  2. Masuk ke dalam Instagram Forbes Middle East usai mengubah stereotip Islamphobia dan angkat modest fashion terhadap pandangan dunia.
Image: Forbes Middle East

Walaupun dirinya berdarah Arab tak menyurutkan semangat Evlin tetap bisa berkarir lewat dunia model dan ajang kecantikan Miss Universe 2022.

Dalam selama segmen Q&A terakhir bersama Arab News, Abdullah-Khalifa mengatakan bahwa seorang wanita menjadi berdaya ketika dia mengenal dirinya sendiri, ketika dia mengetahui nilai-nilainya, dan ketika dia tahu apa yang dia mampu lakukan. 

“Wanita yang berdaya adalah panutan orang-orang dan yang tindakannya mengarah pada kesuksesan. Dan saya di sini untuk menjadi wanita yang memimpin semua orang menuju kesuksesan dan percaya pada diri mereka sendiri,” tandasnya.