Tips Rasulullah Jaga Kesehatan Mental Lewat Doa Berikut

Hiruk pikuk planet Bumi membuat insannya harus bertahan dari segala pemicu gangguan kesehatan mental. Untuk itu, dunia memperingati Hari Kesehatan Mental setiap tanggal 10 Oktober, agar seluruh warga lebih peka terhadap kondisi kesehatan mental masing-masing.

Sejalan dengan itu, Rasulullah saw dulu pernah mengajarkan doa kepada putrinya, Siti Fathimah ra, untuk menjaga kesehatan mental kepada Allah SWT. Rasulullah saw meminta Fathimah ra untuk membacanya pagi dan sore hari.

Doa ini intinya memohon rahmat dan keterlibatan Allah swt dalam menyelesaikan masalah kita. Doa ini diriwayatkan oleh Imam An-Nasai, Ibnu Sunni, Al-Hakim, dan Al-Baihaqi.

Yā hayyu, yā qayyūmu, bi rahmatika astaghītsu, ashlih lī sya’nī kullahū, wa lā takilnī ilā nafsī tharfata ‘aynin. 

Artinya, “Wahai Zat yang maha hidup dan maha kekal abadi, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Bawakanlah kemaslahatan pada segala urusanku. Janganlah Kaubiarkan aku sendiri menyelesaikan urusan meski sekejap.” (HR An-Nasai, Ibnu Sunni, Al-Hakim, Al-Baihaqi).

Ahmad bin Amr bin Dhahak meriwayatkan doa yang kurang lebih serupa dari Rasulullah saw. Ia meriwayatkan bahwa doa ini merupakan permohonan yang paling sering dibaca Rasulullah saw pada saat saat menghadapi musuh di bukit Uhud. 

Yā hayyu, yā qayyūmu, bi rahmatika astaghītsu, ikfinī kulla syay’in, wa lā takilnī ilā nafsī tharfata ‘aynin. 

Artinya, “Wahai Zat yang maha hidup dan maha kekal abadi, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Cukupilah aku dalam mengatasi segala urusan. Janganlah Kaubiarkan aku sendiri menyelesaikan urusan meski sekejap.” (HR Ahmad bin Amr bin Dhahak).  

Demikian sejumlah doa dari Rasulullah saw yang dapat dibaca di tengah menghadapi masalah menurut NU Online.

Doa tersebut berisi permohonan kepada Allah untuk mengulurkan “tangan” membantu masalah yang tengah dihadapi dan tidak membenani kita dengan kecemasan berlebih dan overthinking dengan tekanan batin yang tak tertanggungkan. Wallahu a‘lam.