Marshanda Gaungkan Isi Pikiran Pengidap Bipolar Lewat Batik

Dalam rangka World Mental Health Day

22

Bertepatan dengan Hari Kesehatan Mental Sedunia atau World Mental Health Day yang jatuh pada 10 Oktober 2022, Marshanda turut menyemarakkan momen penting tersebut. Terutama dirinya mengakui sebagai pejuang bipolar disorder. 

Melihat kondisi kesehatan mentalnya, Marshanda mencoba menyampaikan apa yang dirasakan sebagai pengidap bipolar disorder. Ia juga memberikan dukungan melalui persembahan batik bermotif gelombang otak atau brainwave.

Informasi lebih jelas terkait brainwave dalam studi yang dilakukan oleh Dement W, Kleitman N (1957), menjelaskan bahwa pola ritme berulang dari aktivitas saraf di sistem saraf pusat

Adapun definisi lain, gelombang otak adalah impuls listrik di otak. Perilaku, emosi, dan pikiran seseorang dikomunikasikan antara neuron di dalam otak. Semua gelombang otak dihasilkan oleh pulsa listrik yang disinkronkan dari massa neuron yang berkomunikasi satu sama lain. 

Gelombang otak terjadi pada berbagai frekuensi. Ada yang cepat dan ada yang lambat. Nama klasik dari pita EEG ini adalah delta, theta, alpha, beta, dan gamma. Mereka diukur dalam siklus per detik atau hertz (Hz).

Berkenaan dengan itu, Marshanda melalui akun pribadi TikTok, membagikan video batik bermotif brainwave dan menuliskan caption ajakan semangat untuk melawan stigma negatif terhadap gangguan kesehatan mental, sebagai berikut:

“Sebagai pejuang bipolar disorder, aku selalu memilih untuk berani melawan stigma negatif di masyarakat yang beranggapan bipolar itu menakutkan. So, lewat video ini, aku mengajak semua orang untuk melihat isi pikiranku melalui motif batik yang tidak menakutkan dan justru indah. Untuk melihat isi pikiran teman-teman lain dengan mental health issues, kalian bisa cek http://bit.ly/PusatKesehatanDigital dan follow @tiktokofficialindonesia ya! #SeeingtheUnseen #kesehatanmental.”