Gaungkan JMFW 2023, Kemendag Gelar Influencer Gathering

Mengajak para influencer dan media untuk mempromosikan keunggulan produk fesyen muslim Indonesia

12

Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional menggelar acara Influencer dan Media gatherinng secara daring pada 4 Oktober 2022. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan Jakarta Muslim Week (JMFW) 2023 yang akan dilaksanakan pada 20-22 Oktober 2022 di ICE BSD, Tangerang, Banten.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kiki Yuliati; serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anne Patricia.

Didi mengapresiasi partisipasi para influencer dan perwakilan media yang turut mempromosikan JMFW 2023. “JMFW 2023 diharapkan dapat memberikan dampak yang luas bagi pengembangan industri modest fesyen Indonesia, baik di pasar lokal maupun global,” kata Didi.

Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Miftah Farid menambahkan, JMFW hadir sebagai bagian dari penguatan ekosistem halal nasional yang bertujuan untuk mempromosikan keunggulan produk fesyen muslim Indonesia. “Gelaran ini sekaligus bertujuan untuk meningkatkan daya saing fesyen muslim Indonesia di pasar internasional, termasuk menjadikan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia,” imbuhnya.

Image: Jakarta Muslimah Fashion Week (JMFW)

Acara ini juga ditampilkan sesi gelar wicara dengan tema Chit Chat dengan Influencer. Hadir sebagai narasumber yakni National Chairman Indonesian Fashion Chamber Ali Charisma, Head of Wardah Skincare Tiara Putri, serta Manajer Pemasaran Produk Uniqlo Indonesia Lisqia Lalantika. Sesi ini juga menghadirkan influencer dan pemilik merek busana muslim yakni Lulu Elhasbu, Chief Executive Officer (CEO) PT Kals Corpora dan co-founder ZM Zaskia Mecca Haykal Kamil, Direktur dari KAMI Istafiana Candarini, serta desainer Brilianto.

JMFW 2023 akan menampilkan parade busana dan pameran produk fesyen muslim dari sekitar 100 merek ternama Indonesia, pameran produk tekstil, kosmetik, dan aksesoris yang merupakan bagian penting dari ekosistem produk halal selain fesyen muslim.