Bisnis Modest Fashion Bantu Berdayakan Perempuan

Tingkatkan perekonomian syariah.

21

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo percaya bahwa kekayaan wastra Nusantara dapat mendorong kreativitas para pelaku di industri fesyen, termasuk bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan nilai tambah produknya. 

“Indonesia sangat kaya dengan wastra Nusantara yang indah, dan dapat dijadikan kreasi baru di tangan para desainer kita yang luar biasa, serta diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dan harga jual produk dalam negeri oleh para pelaku UMKM,” paparnya.

Perry yakin dengan adanya pengembangan UMKM selain membantu perekonomian nasional dan syariah, namun juga membantu pemberdayaan perempuan di sektor tersebut. 

“Sebanyak dua per tiga UMKM digerakkan oleh kaum perempuan. Termasuk di sektor modest fashion. Kalau kita memajukan modest fashion, harapannya bisa memajukan pula ekonomi kita. Mereka juga mempromosikan wastra yang sangat bagus. Dengan demikian, diharapkan bisa memajukan UMKM, mensejahterakan perempuan dan keluarganya,” tambahnya.

Hal tersebut senada dengan gelaran Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) yang melibatkan 163 desainer modest fashion untuk memamerkan 1.256 karya dalam 17 fashion show selama tiga hari perhelatan Indonesia Syariah Economic Festival (ISEF) 2022. 

Ia berharap gelaran ini dapat menjadi upaya bersama dorong industri modest fashion agar dikenal dunia, dan Indonesia dapat dikenal sebagai pusat modest fashion global. 

Adapun fashion show di IN2MOTIONFEST menghadirkan produk-produk desainer Indonesia dan internasional yang menggunakan lokal material, seperti songket, tenun, ecoprint, tenun ATBM, lurik, tapis, tie dye, sasirangan, indigo, bordir, tenun ikat, jumputan, dan rajutan. 

“Diharapkan dengan tema ‘Local Product, Global Look’, brand desainer anak bangsa dapat menjadi brand yang bisa dikenal di pasar global dan didukung oleh industri modest fashion,” bebernya dikutip dari Antaranews.